Pengguna kendaraan yang beraktivitas di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, perlu mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas pada Kamis (27/8/2026). Pasalnya, sejumlah kelompok masyarakat dan mahasiswa dijadwalkan menggelar aksi demonstrasi di sekitar Gedung DPR/MPR RI. Pengendara sebaiknya menyiapkan rute alternatif untuk menghindari potensi antrean panjang, terutama pada jam sibuk saat massa mulai memadati area sekitar lokasi aksi. Kawasan yang perlu diwaspadai pengendara antara lain Jalan Gatot Subroto, Jalan Gerbang Pemuda, Jalan Palmerah Timur, Jalan Gelora, Jalan Asia Afrika, Jalan Tentara Pelajar, hingga kawasan Semanggi. Bagi pengendara yang biasa melintas di jalur tersebut, memilih rute lain bisa menjadi solusi agar perjalanan tetap lancar dan gak terjebak kemacetan akibat peningkatan aktivitas kendaraan di sekitar Gedung DPR/MPR RI. Jalur Alternatif Hindari DPR/MPR RI Bagi pengendara yang tetap harus melintas di sekitar Jakarta Pusat dan Senayan, berikut beberapa jalur alternatif yang bisa dipilih untuk menghindari potensi kepadatan: Kemacetan parah di Jalan Gatot Subroto arah Mampang dan Semanggi pada Selasa (14/7/2026) sore. Dari Jakarta Selatan menuju Jakarta Pusat Pengendara bisa menghindari Jalan Gatot Subroto dengan mengambil jalur Jalan Prof Dr Satrio menuju kawasan Karet. Setelah itu, perjalanan bisa dilanjutkan melalui Jalan KH Mas Mansyur atau Jalan Jenderal Sudirman. Dari arah Slipi atau Palmerah menuju Senayan Pengendara bisa memilih jalur Jalan S Parman menuju Tomang, kemudian melanjutkan perjalanan melalui Jalan Kyai Caringin, Jalan Cideng, atau kawasan Tanah Abang untuk menuju pusat kota. Dari arah Kebayoran Baru dan Blok M menuju Senayan Pengendara bisa menghindari Jalan Asia Afrika dengan melewati Jalan Pakubuwono, Jalan Hang Tuah, kemudian menuju kawasan Sudirman atau Permata Hijau. Dari Jakarta Barat menuju kawasan SCBD dan Jakarta Selatan Alternatif rute yang bisa digunakan yakni melalui Jalan Panjang, Jalan Arteri Permata Hijau, kemudian masuk ke kawasan Senopati atau Jalan Jenderal Sudirman. Dari arah Jakarta Timur menuju Jakarta Barat Pengendara bisa menggunakan jalur Jalan MT Haryono, kemudian mengarah ke kawasan Rasuna Said dan Sudirman untuk menghindari kepadatan di sekitar Semanggi dan Gatot Subroto. Selain memilih jalur alternatif, pengendara juga disarankan memperhitungkan waktu perjalanan lebih panjang serta memantau kondisi lalu lintas sebelum berangkat. Sebab, rekayasa lalu lintas di sekitar Gedung DPR/MPR RI akan diterapkan secara situasional menyesuaikan kondisi di lapangan. Rekayasa Lalu Lintas Situasional Polda Metro Jaya menyiapkan kemungkinan rekayasa lalu lintas di sekitar Gedung DPR/MPR RI selama aksi berlangsung. Namun, penerapan rekayasa tersebut bersifat situasional dan akan menyesuaikan kondisi di lapangan. Artinya, penutupan maupun pengalihan arus baru dilakukan apabila jumlah massa meningkat dan mulai berdampak terhadap pergerakan kendaraan. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, masyarakat gak perlu khawatir dengan kondisi Jakarta selama aksi berlangsung. Spanduk demonstrasi Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di depan Gerbang Utama Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Rabu (26/8/2026) "Kami menyampaikan kepada seluruh warga masyarakat tetap tenang bahwa situasi dan kondisi DKI Jakarta dalam kondisi aman dan kondusif," kata Budi, dikutip dari , Rabu (26/8/2026).