Juara dunia MotoGP 2025 Marc Marquez masih berusaha pulih dari patah tulang di bahu serta cedera ligamen di bahu kanan, yang dideritanya akibat kecelakaan di MotoGP Mandalika 2025. Selang satu bulan setelah kecelakaan, dr. Angel Charte, Kepala Tim Medis MotoGP, membagikan update terkait kondisi Marquez. Sebagai informasi, Marquez memutuskan untuk absen pada MotoGP Valencia dan tes pramusim yang akan digelar pada 18 November. Charte sepenuhnya mendukung langkah Marquez yang memutuskan tidak memaksakan diri pulih terlalu cepat. Menurutnya, keputusan itu sangat tepat karena kondisi sang pebalap belum sepenuhnya siap untuk kembali ke lintasan. “Balik lebih cepat justru berisiko besar dan tidak ada untungnya. Bisa-bisa malah mempertaruhkan karier sendiri," kata Charte, dikutip dari Motosan.es, Selasa (4/11/2025). “Marquez sudah melakukan yang seharusnya. Cederanya tidak mudah, apalagi lengan itu sudah empat kali dioperasi. Jadi, dia harus benar-benar pulih 100 persen sebelum turun lagi,” lanjutnya. Charte juga menjelaskan secara detail soal cedera yang dialami Marquez. “Cedera lamanya di tulang humerus aman, tidak kena. Cuma memang ada satu sekrup yang bengkok dan sudah diperbaiki juga,” katanya. Pebalap Ducati Lenovo Marc Marquez terjatuh dalam sesi practice MotoGP Indonesia 2025 di tikungan 11 Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Jumat (3/10/2025). Pembalap Aprilia, Marco Bezzecchi, menjadi yang tercepat dalam sesi tersebut dengan catatan waktu tercepat satu menit 29,240 detik, sementara pembalap BK8 Gresini Racing MotoGP Fermin Aldeguer berada di peringkat dua dengan cacatan waktu 0,408 detik lebih lambat dari Bezzecchi. ANTARAFOTO/Aditya Pradana Putra/YU Sementara soal tulang korakoid yang retak, Charte menegaskan bahwa bagian itu sering dianggap sepele padahal penting. “Korakoid itu punya ceritanya sendiri. Kelihatannya kecil, tapi fungsinya besar. Jadi bukan soal parah atau tidak, tapi pemulihannya harus pelan-pelan dan hati-hati,” kata Charte. Menurut Charte, keputusan Marquez untuk tidak terburu-buru comeback sudah sangat tepat. “Keputusan dia itu benar, dan kalau saya di posisinya, saya juga bakal ambil langkah yang sama,” ucapnya. Ia pun mengingatkan risiko besar kalau Marquez memaksa balapan lebih cepat dari jadwal. “Kalau dia balik sebelum waktunya, itu cuma nekat tanpa hasil. Taruhannya sangat besar, bisa-bisa kariernya habis,” kata Charte. Charte menambahkan, dari sisi mental Marquez juga dalam kondisi bagus. Selain itu, meski absen di Valencia, Marquez dikabarkan tetap akan datang ke Spanyol. Pebalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, mengendarai motornya dalam sesi kualifikasi menjelang MotoGP Mandalika 2025 di Sirkuit Internasional Mandalika di Mandalika, Nusa Tenggara Barat pada 4 Oktober 2025. (Foto oleh Sonny TUMBELAKA / AFP) “Empat minggu istirahat itu wajib. Secara mental dia juga tenang karena sudah melakukan yang terbaik. Dia akan datang ke Valencia sebagai turis. Dan dia pantas dapat waktu istirahat ini, karena musim ini dia tampil luar biasa,” kata Charte. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.