Juara dunia 3 kali World SuperBike (WSBK) Toprak Razgatlioglu akui transisinya ke MotoGP dengan Pramac Yamaha akan jadi tantangan yang berat. Toprak merasa beruntung karena di Pramac, dapat dukungan penuh. Atmosfer tim yang positif juga membuatnya semakin percaya diri debut di kelas premier. "Saya sangat senang. Ini momen yang sangat spesial untuk saya, karena MotoGP adalah mimpi besar saya dan akhirnya sekarang saya ada di sini," kata Razgatlioglu dikutip dari Crash, Rabu (14/1/2026). Toprak Razgatlioglu bersama tim Pramac Yamaha di MotoGP Rider asal Turki tersebut menegaskan musim 2026 akan menjadi periode adaptasi karena ini adalah pengalaman pertamanya mengendarai motor MotoGP. "Untuk saya ini musim yang sangat sulit, karena pertama kali naik motor MotoGP setelah Superbike semuanya sangat berbeda, tapi saya akan mencoba melakukan yang terbaik," ujarnya. Razgatlioglu juga menyoroti pentingnya komunikasi dalam pengembangan motor, terutama setelah ia menjajal Yamaha V4 dalam sejumlah tes akhir tahun lalu. "Semua orang mendengarkan saya, ini sangat penting untuk membantu berkembang," kata Toprak. Ia menyebut kehadiran Jack Miller sebagai rekan setim turut mempermudah proses adaptasi. "Terutama dengan Jack, dia rekan setim yang sangat baik dan menyenangkan, kami banyak bekerja bersama," katanya. Soal gaya balap agresifnya yang terkenal di Superbike, Toprak menilai belum bisa langsung diterapkan di MotoGP. "Saya perlu membawa gaya saya, tapi mungkin bukan tahun ini," ujarnya. Razgatlioglu optimistis 2027 akan menjadi titik di mana ia bisa tampil dengan karakter balapnya sendiri. Mengingat mulai tahun tersebut, Pirelli akan menjadi suplier ban MotoGP, sama seperti di WSBK. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang