Keawetan baterai mobil hybrid diklaim bisa sampai 12 tahun pemakaian. Hanya saja, dibutuhkan perawatan dan cara penggunaan yang baik agar usianya lebih panjang. Untuk pemakaian normal, Toyota mengklaim usia baterai mobil hybrid berkisar antara 8 sampai 12 tahun, dengan garansi pemakaian 8 tahun. Baterai mobil hybrid Toyota Perlu diketahui bahwa sistem pendingin baterai mengandalkan embusan AC di dalam kabin. Komponen berada di bawah jok penumpang depan. Deni Sofiyanto, After Sales Department Head Nasmoco Group mengatakan saringan udara pendingin baterai perlu dibersihkan secara rutin, agar baterai tercegah dari risiko overheating. “Sama seperti filter udara pada umumnya, bisa dibersihkan dan diganti bila perlu, hanya saja sebaiknya dibersihkan oleh pihak bengkel resmi, takutnya terjadi kesalahan karena ini berkaitan dengan baterai bertegangan tinggi,” ucap Deni kepada KOMPAS.com, dikutip Jumat (27/2/2026). Ketika berkendara Veloz Hybrid dengan mode EV Jayan Sentanuhady, Dosen Teknik Mesin Universitas Gadjah Mada (UGM) mengatakan mobil hybrid (HEV) berbeda dengan mobil listrik murni (BEV) dari segi penggunaan baterai. “Di BEV, manusia turut menentukan kapan waktu mengecas dan bagaimana caranya, sehingga dapat berdampak langsung pada usia pemakaian baterai, tapi di HEV semua diatur oleh sistem di mesin,” ucap Jayan kepada KOMPAS.com, Minggu (11/1/2026). Meski demikian, ada perilaku pengemudi yang dapat membuat beban kerja baterai pada HEV bertambah berat, yakni dengan terlalu sering melakukan kickdown. “Saat mobil dipacu dengan agresif, pedal gas diinjak spontan dan dalam, maka sistem akan merespon dengan penggunaan daya listrik banyak, ditambah energi dari mesin,” ucap Jayan. Kondisi tersebut memungkinkan daya baterai terkuras dalam jumlah banyak, dan kembali terisi sesegera mungkin. Bila kebiasaan ini kerap diulang setiap berkendara, maka kesehatan baterai akan cepat turun. “Baterai akan panas, level kesehatannya lama-lama akan turun, secara tidak langsung ini akan membuat usia pakai baterai lebih pendek, dan konsumsi BBM-nya bisa meningkat,” ucap Jayan. Jadi, pengemudi mobil hybrid disarankan merawat mobil hybrid dengan baik dan teratur. Selain itu, perlu membiasakan berkendara dengan lembut, agar beban baterai tidak berlebihan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang