Tikungan 1 Sirkuit Sachsenring tercatat sebagai tikungan paling berbahaya sepanjang musim MotoGP 2025. Sepanjang Grand Prix Jerman yang digelar Juli 2025 lalu, sebanyak 21 pebalap dari berbagai kelas terjatuh atau terlibat insiden di titik tersebut. Jumlah itu menjadi yang tertinggi dibandingkan tikungan lain di kalender MotoGP 2025. Ilustrasi MotoGP China tahun 2008 Berdasarkan data yang diolah Crash, angkanya bahkan lebih banyak lima insiden dibandingkan Tikungan 1 Sirkuit Balaton Park, Hungaria, yang berada di posisi kedua sebagai titik rawan kecelakaan. Tikungan 1 Sachsenring memang dikenal sulit. Pebalap harus mengerem sangat keras sebelum masuk tikungan kanan yang tajam. Tantangannya bertambah karena lintasan menurun, sehingga motor lebih mudah kehilangan grip saat masuk tikungan. Juara dunia MotoGP 2025, Marc Marquez, gagal meraih prestasi dalam MotoGP Mandalika. Ia jatuh pada lap pertama dalam balapan utama MotoGP Mandalika 2025, Minggu (5/10/2025), sehingga dalam kariernya pebalap asal Spanyol tersebut belum pernah menaklukkan Sirkuit Mandalika. Karakter serupa juga dimiliki Tikungan 1 Balaton Park, di Hungaria. Selain menuntut pengereman maksimal, kedua tikungan tersebut kerap menjadi lokasi menyalip. Kondisi ini membuat risiko benturan antar pebalap semakin besar. Salah satu insiden yang sempat terjadi adalah kecelakaan Fabio Quartararo setelah bersenggolan dengan Enea Bastianini di Tikungan 1 Grand Prix Hungaria 2025. Pebalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, melaju di depan pebalap BK8 Gresini Racing, Alex Marquez, dalam balapan MotoGP Valencia 2025 di Sirkuit Ricardo Tormo di Cheste pada 16 November 2025. (Foto oleh JOSE JORDAN / AFP) Meski menjadi titik kecelakaan terbanyak secara individu, Sachsenring dan Balaton Park bukanlah sirkuit dengan jumlah insiden tertinggi secara keseluruhan. Keduanya hanya berada di peringkat delapan dan tujuh dalam daftar kecelakaan sepanjang akhir pekan balapan. Sirkuit Le Mans di Perancis justru menjadi lintasan dengan jumlah kecelakaan paling banyak, yakni mencapai 70 insiden sepanjang akhir pekan. Di sirkuit ini, Tikungan 3 atau pintu masuk chicane Dunlop menjadi yang paling rawan dengan 12 kecelakaan. Sementara Tikungan 7 (hairpin Musee) dan Tikungan 9 (menuju Chemin aux Boeufs) masing-masing mencatat 10 insiden. Beberapa tikungan lain juga cukup rawan. Tikungan 6 Jerez, Italia yang dikenal sebagai hairpin Dani Pedrosa, serta tikungan sempit menjelang finis di Sirkuit Mandalika, Indonesia, sama-sama mencatat 15 kecelakaan. Faktor cuaca turut memengaruhi jumlah insiden. Sirkuit Aragon dan Lusail tercatat sebagai lintasan paling aman pada musim 2025, dengan masing-masing hanya mencatat 27 kecelakaan sepanjang akhir pekan balapan. Secara keseluruhan, musim MotoGP 2025 mencatat 965 kecelakaan di semua kelas sepanjang 22 seri balapan. Jumlah ini meningkat sekitar 100 insiden dibandingkan musim 2024, namun masih jauh di bawah rekor tertinggi 1.126 kecelakaan pada musim 2017. Untuk kelas utama MotoGP saja, tercatat 349 kecelakaan sepanjang musim 2025, atau rata-rata 15,6 kecelakaan di setiap seri. Balapan utama menjadi sesi paling berisiko dengan total 103 kecelakaan. Sementara itu, balapan Sprint mencatat total 49 kecelakaan sepanjang musim. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang