Ketika indikator BBM motor sudah mendekati posisi hampir kosong, pengendara biasanya mulai khawatir kehabisan bahan bakar di tengah perjalanan. Kondisi ini kerap menimbulkan pertanyaan, seberapa jauh motor masih bisa berjalan dengan sisa BBM di tangki. Namun, jarak yang dapat ditempuh saat tangki motor hampir kosong tidak bisa dipastikan karena sisa BBM dan konsumsi bahan bakar setiap sepeda motor berbeda. Wahyu Budhi, Head of Technical Training PT Wahana Makmur Sejati, mengatakan, pada beberapa sepeda motor masih terdapat sisa BBM ketika indikator menunjukkan posisi reserve (RES). “Untuk sisa tangki di ‘RES’ itu sekitar 0,8 liter. Untuk kilometernya tergantung dari pemakaian konsumennya,” kata Wahyu kepada Kompas.com, Minggu (13/9/2026). Menurut Wahyu, gaya berkendara turut menentukan seberapa jauh motor masih bisa melaju setelah masuk posisi reserve. Ilustrasi indikator bensin mobil Pengendara yang menerapkan gaya berkendara secara wajar berpeluang mendapatkan jarak tempuh lebih jauh. Sementara itu, Victor Assani, 2W Service Area Section Head PT Suzuki Indomobil Sales, mengatakan, jumlah BBM yang tersisa ketika indikator berada di posisi E berbeda pada setiap sepeda motor. “Misalnya sepeda motor tipe matik pastilah berbeda dengan tipe sport. Pada tipe GSX150 biasanya masih tersisa 2 sampai dengan 2,5 liter, sedangkan pada tipe matik biasanya di kisaran 1 sampai 1,2 liter,” kata Victor kepada Kompas.com. Menurut Victor, perbedaan jumlah sisa BBM tersebut membuat jarak tempuh sepeda motor ketika indikator berada di posisi E tidak bisa dipastikan dalam satu angka. Jarak yang masih dapat ditempuh bergantung pada jenis dan kondisi sepeda motor, beban yang dibawa, serta gaya berkendara. “Sedangkan ini bisa untuk berapa kilometer tentunya sangat bergantung dengan jenis, kondisi, beban sepeda motor sampai dengan gaya berkendara,” ucapnya. Victor mengatakan, pengendara sebaiknya tidak menjadikan indikator E sebagai patokan bahwa motor masih bisa digunakan untuk beberapa kilometer lagi. “Yang jelas ketika posisi sudah menunjuk pada ‘E’, maka segeralah melakukan pengisian BBM agar tangki tidak kehabisan,” ucapnya. Menurut dia, kebiasaan membiarkan tangki hampir kosong juga dapat membuat fuel pump bekerja lebih berat sehingga berpotensi memengaruhi usia pakainya. “Kebiasaan kita kadang menunda-nunda sampai akhirnya sering kita malah kebingungan sendiri. Terlepas dari E itu artinya Emergency atau Empty, segeralah isi,” kata Victor. Jadi, meski motor masih dapat melaju setelah indikator BBM menunjukkan posisi E, jarak yang tersisa sangat bergantung pada karakteristik kendaraan dan kondisi penggunaan. Pengendara sebaiknya segera mengisi BBM dan tidak menunggu tangki benar-benar kosong.