Dimulainya perakitan lokal Farizon V8E menggunakan fasilitas PT Handal Motor Indonesia (HMI) yang berada di Purwakarta, Jawa Barat, menandai babak baru bagi anak usaha Geely Holding di Tanah Air. Selain itu, dimulainya produksi lokal ini juga sekaligus menjadi momentum bagi Arista Group selaku pihak yang memasarkan Farizon di Tanah Air untuk mendukung era elektrifikasi, khususnya di segmen kendaraan niaga. Direktur PT Arista Manufacturing Indonesia Christoforus Ronny mengatakan, dimulainya perakitan lokal ini juga memberikan keuntungan karena bisa menyesuaikan dengan kebutuhan pasar Indonesia. Farizon V8E resmi dirakit secara lokal di pabrik Handal Purwakarta "Farizon V8E ini kendaraan yang dirakit lokal, kendaraan global yang bisa dirakit di Indonesia sekaligus kita bisa merancang sesuai dengan kebutuhan di Tanah Air," katanya saat seremoni di Purwakarta, Jawa Barat, Kamis (13/8/2026). Spesifikasi Dipasarkan dalam bentuk cargo van atau blind van seharga Rp 425 juta on the road (OTR) Jakarta, Farizon V8E memiliki spesifikasi dimensi yang mampu menunjang kebutuhan angkutan logistik dan kebutuhan lainnya. Berdasarkan data spesifikasi di laman resminya, panjang Farizon V8E mencapai 5.395 mm, lebar 1.820 mm, tinggi 1.985 mm, dan jarak sumbu roda mencapai 3.600 mm. Sementara itu, lebar jejak depan dan belakang mencapai 1.585 mm. Farizon V8E rakitan pabrik Handal Purwakarta Ruang kargo V8E memiliki dimensi panjang hingga 3.265 mm, lebar 1.690 mm, dan tinggi 1.435 mm. Sementara tatanan dasbor dibuat minimalis dengan panel instrumen digital pintar. Beralih ke kaki-kaki, sektor suspensi dipercayakan pada double wishbone independent di bagian depan, sedangkan bagian belakang menggunakan leaf spring atau pegas elips. Untuk roda, menggunakan pelek 15 inci dengan ban 195/70 dan pengereman cakram di roda depan dan belakang. Sebagai kendaraan komersial berbasis listrik, tampilan desain depan yang futuristik juga makin terlihat mewah berkat sistem pencahayaan LED. Total berat kotor kendaraan mencapai 3.500 kilogram (kg), sementara untuk interior sudah ditunjang beberapa fitur kenyamanan bagi pengendara, seperti air conditioner dan USB charging system. Bicara soal performa, Farizon V8E menggunakan tipe motor permanent magnet synchronous. Torsinya mencapai 190 Nm, dengan kapasitas baterai lithium iron phosphate sebesar 65 kWh. Farizon V8E rakitan pabrik Handal Purwakarta Farizon V8E juga sudah didukung dengan sistem pengisian daya CCS2 fast charging 100 kW. Sayangnya, belum ada informasi soal detail waktu pengisian baterainya. Sedangkan dari segi jarak tempuh, dengan baterai tersebut mobil niaga listrik ini diklaim mampu mencapai 428 kilometer (km) dalam satu kali pengisian daya. Tak hanya kenyamanan, faktor keselamatan juga ikut disematkan untuk memberikan ketenangan bagi pengendaranya. Farizon V8E cargo van telah mengaplikasikan sensor parkir yang dapat memudahkan manuver, lengkap dengan kamera mundur serta APAR. Van Penumpang Menariknya, selain model cargo van blind van, ternyata ada juga Farizon V8E dalam bentuk van yang dirancang untuk kebutuhan mengangkut penumpang. Farizon V8E rakitan pabrik Handal Purwakarta Tampilan depannya serupa, namun secara harga jelas berbeda. Farizon V8E Van dipasarkan lebih mahal, yakni sebesar Rp 550 OTR Jakarta.