Pasar kendaraan niaga berbasis listrik di Indonesia mulai diramaikan dengan hadirnya pilihan baru di segmen blind van. Paling baru, Farizon melalui distributor Arista memperkenalkan V8EL yang siap menantang dominasi pemain lama, salah satunya Wuling Mitra EV. Keduanya hadir menawarkan solusi transportasi logistik yang efisien dan ramah lingkungan, namun memiliki keunggulan teknis yang berbeda. Berikut komparasi spesifikasi antara Farizon V8EL dan Wuling Mitra EV. Wuling Mitra EV di IIMS 2026 Dimensi dan Kapasitas Kargo Bicara kendaraan niaga, kapasitas angkut adalah kunci. Farizon V8EL memiliki dimensi yang lebih bongsor dengan panjang 5.395 mm dan volume kargo mencapai 7,9 meter kubik. Sementara itu, Wuling Mitra EV tampil sedikit lebih kompak dengan panjang 5.010 mm. Meski dimensinya lebih kecil, Mitra EV tetap fungsional dengan kapasitas kargo 6,5 meter kubik. Menariknya, Wuling dibekali dengan dual sliding door yang memudahkan akses keluar masuk barang di ruang sempit. Farizon V8E Cargo Van diperkenalkan saat Giicomvec 2026 Performa Motor dan Baterai Di atas kertas, Farizon V8EL unggul dalam hal tenaga. Motor listriknya mampu memuntahkan daya puncak 110 kW atau setara 147 TK dengan torsi 220 Nm. Baterainya berkapasitas 65 kWh dengan klaim jarak tempuh mencapai 310 km dalam kondisi beban maksimal. Wuling Mitra EV hadir dengan dua pilihan baterai, yakni 41,9 kWh (Long Range) dan 56,2 kWh (Premium Range). Untuk varian tertingginya, Mitra EV diklaim mampu menempuh jarak hingga 400 km (CLTC). Namun dari sisi performa, motor listrik Wuling menghasilkan tenaga 75 kW (100 TK) dan torsi 180 Nm, sedikit di bawah Farizon. Wuling Mitra EV Fitur dan Kaki-Kaki Kedua blind van listrik ini sudah menggunakan baterai tipe Lithium Iron Phosphate (LFP) yang dikenal memiliki daya tahan baik. Untuk pengisian daya, keduanya juga sudah mendukung fast charging dengan soket CCS2. Pada bagian kaki-kaki, Farizon V8EL menggunakan kombinasi suspensi depan Double Wishbone dan belakang Leaf Spring. Sedangkan Wuling Mitra EV mengandalkan McPherson Strut di bagian depan dan Leaf Spring di belakang. sama menggunakan sistem penggerak roda belakang (RWD) untuk memastikan traksi yang optimal saat membawa beban berat. Farizon V8EL tampak menyasar segmen yang membutuhkan ruang kargo lebih lega dan tenaga lebih besar. Di sisi lain, Wuling Mitra EV menawarkan efisiensi jarak tempuh yang lebih jauh pada varian tertingginya serta kemudahan akses barang berkat pintu geser ganda. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang