JAKARTA, KOMPAS.com - Setir yang tiba-tiba bergetar saat mobil melaju di kecepatan tertentu kerap membuat pengemudi khawatir. Tak jarang orang langsung menuding masalah ada pada ban. Padahal, masalah tersebut juga bisa bermula dari pelek yang tidak dalam kondisi yang tidak normal. Menurut Diwan, pemilik bengkel Eurovolution di Jakarta Timur, kondisi pelek yang peyang atau center hub (lubang tengah pelek) yang tidak pas bisa menimbulkan getaran signifikan pada setir. “Banyak pengendara mengira hanya ban yang bermasalah. Tapi yang enggak disadari itu masalah pelek. Pelek peyang atau tidak sejajar dengan hub, itu juga bikin putaran roda tidak seimbang, sehingga getaran terasa langsung di setir,” ujarnya kepada Kompas.com, Jumat (27/2/2026). Pelek yang peyang bisa terjadi akibat benturan keras, seperti menabrak trotoar atau lubang jalan. Saat pelek melengkung, distribusi beban ban menjadi tidak merata. Pelek peyang menyebabkan stabilitas mobil terganggu Hal ini membuat roda berputar dengan pola yang tidak stabil, sehingga setir akan bergetar, terutama saat mobil melaju di kecepatan menengah hingga tinggi. Selain itu, center hub pelek yang tidak pas dengan tromol roda juga menjadi pemicu getaran. Jika pelek tidak menempel sempurna pada hub, roda tidak berada di posisi ideal, sehingga keseimbangan putaran terganggu. Efeknya, setir terasa seperti “bergoyang” meski ban masih terlihat normal. Ban yang benjol atau permukaannya tidak rata memang dapat memperparah getaran, tetapi Diwan menekankan pentingnya memeriksa pelek terlebih dahulu. “Ban bisa diganti, tapi kalau pelek tetap peyang atau tidak pas, masalah getaran tidak akan hilang,” kata Diwan. Perawatan rutin dan pengecekan pelek penting dilakukan sebagai langkah preventif. Pengemudi disarankan memeriksa pelek setelah mobil sering melewati jalan rusak atau terkena benturan. Menggunakan jasa balancing dan spooring secara berkala juga membantu memastikan pelek tetap dalam kondisi optimal. Dengan memahami peran pelek dalam kestabilan kendaraan, pengemudi bisa lebih cepat mengidentifikasi sumber getaran dan menghindari kerusakan lebih lanjut. Sebab, setir yang stabil bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga keselamatan di jalan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang