Lexus RZ 500e Perkembangan teknologi setir dalam industri otomotif terus bergerak menuju sistem yang lebih presisi dan responsif. Tren ini dipicu oleh kebutuhan menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih natural tanpa mengorbankan kenyamanan. Dalam beberapa tahun terakhir, pabrikan global mulai mengeksplorasi sistem kemudi elektronik yang mengurangi peran mekanis tradisional. Teknologi tersebut memungkinkan respon yang lebih cepat sekaligus memberi ruang bagi desain interior yang lebih fleksibel.Implementasi teknologi kemudi generasi baru mulai terlihat dalam berbagai pameran otomotif dunia, termasuk di Indonesia. Salah satunya muncul di ajang Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 yang tengah digelar di ICE BSD City, Tangerang. Setir Lexus RZ 500e Kendaraan yang dimaksud adalah Lexus RZ 500e, yang menjadi mobil listrik pertama Lexus di Indonesia yang mengadopsi teknologi Steer-by-Wire (SBW). by-Wire menghilangkan koneksi mekanis antara setir dan roda depan, sehingga sistem kemudi bekerja sepenuhnya melalui sinyal elektronik. Pendekatan ini menghasilkan respon yang lebih cepat, lebih halus, dan lebih presisi dalam berbagai kondisi berkendara. RZ 500e hadir menggantikan RZ 450e dengan peningkatan pada performa dan efisiensi. Mobil ini menawarkan tenaga 375 daya kuda dan jarak tempuh hingga 460 kilometer berdasarkan uji WLTC. Teknologi Steer-by-Wire menjadi sorotan utama karena memberikan pengalaman berkendara yang lebih intuitif. Radius putar yang lebih kecil dan pengurangan sudut kemudi membuat manuver lebih mudah tanpa mengurangi stabilitas.Lexus juga menerapkan desain setir bergaya yoke yang meningkatkan visibilitas dan meminimalkan pergerakan tangan. Bentuk ini dinilai lebih sesuai dengan karakteristik sistem Steer-by-Wire yang tidak memerlukan putaran penuh.“Teknologi Steer-by-Wire pertama di Indonesia, dengan desain yoke, mewakili esensi Lexus Driving Signature dan semangat Omotenashi melalui kontrol yang lebih presisi, responsif, dan menyenangkan,” ujar General Manager Lexus Indonesia, Ima Nurbani Rahmah, dikutip VIVA Otomotif dari keterangan resmi, Senin 24 November 2025.