Kejadian mobil terbakar menjadi salah satu hal paling menakutkan yang dihindari oleh setiap pemilik kendaraan. Skenario terburuk kerap terjadi saat mobil sedang dalam posisi diam atau terparkir, lalu tiba-tiba api muncul dan menghanguskan seluruh bagian kendaraan dalam sekejap. Secara umum, pemicu utama kebakaran mobil memang dipengaruhi oleh faktor teknis seperti korsleting jalur kelistrikan hingga adanya kebocoran pada selang bahan bakar. Mobil-mobil hangus terbakar di pinggiran Kota Quetta, Pakistan, seharu setelah pertempuran antara pasukan pemerintah melawan separatis Balochistan, 1 Februari 2026. Namun, risiko tersebut bisa melonjak drastis jika percikan api atau suhu panas bertemu dengan benda-benda mudah terbakar yang tak sengaja ditinggalkan pemiliknya. Service Head Auto2000 Cilandak, Sapta Agung Nugraha, mengungkapkan bahwa ada dua benda yang terkesan sepele tetapi sangat berpotensi memicu api membesar dan memperparah kerusakan pada mobil. Kain Lap Bekas Oli di Area Mesin Pemicu pertama justru sering ditemukan di ruang mesin, yaitu kain lap bekas untuk bersih-bersih yang tertinggal. Ilustrasi pembersihan ruang mesin “Saya pernah temukan juga satu kasus akibat dari tertinggalnya si kain lap bekas. Kainnya dipakai untuk membersihkan, terkena bensin atau oli, kemudian tertinggal di area mesin. Sayangnya tertinggalnya di dekat baterai, aki,” ujar Sapta kepada Kompas.com, Kamis (10/9/2026). Sapta menjelaskan, kombinasi antara temperatur mesin yang panas, paparan sisa bahan bakar atau oli pada kain, serta jaraknya yang dekat dengan aki sangatlah berbahaya. Ketika ada sedikit saja percikan arus listrik dari aki, kain tersebut akan sangat mudah tersulut dan menciptakan kobaran api besar yang merembet ke komponen lainnya. Bahaya Simpan Korek Gas di Dalam Kabin Selain di area mesin, pemilik kendaraan juga diimbau untuk lebih waspada terhadap barang bawaan yang disimpan di dalam kabin. Salah satu barang yang paling sering diabaikan adalah korek gas pemantik. Menyimpan korek gas di dalam kabin terutama saat mobil terparkir di tempat terbuka menjadi ancaman nyata. “Jangan sampai kita menyimpan barang-barang yang sifatnya flammable (mudah terbakar). Contoh menyimpan korek gas, kemudian mobil parkir dan terkena panas, akhirnya meledak dan terbakar,” kata Sapta. Suhu kabin mobil yang terparkir di bawah paparan sinar matahari langsung dapat meningkat drastis. Panas terperangkap tersebut membuat tekanan gas di dalam korek meningkat hingga memicu ledakan, yang kemudian dengan cepat menyambar material mudah terbakar seperti jok atau dashboard mobil.