Persaingan teknologi di dunia kendaraan energi baru (New Energy Vehicle/NEV) tidak lagi hanya sebatas adu jarak tempuh baterai atau desain yang futuristik. Kini, raksasa otomotif asal Tiongkok, BYD, mulai melangkah lebih jauh dengan mematenkan sebuah sistem robotik yang mampu bekerja secara mandiri tanpa campur tangan manusia. Dikutip dari Globalchinaev.com, Rabu (8/4/2026), paten yang berjudul “A Robot” ini secara resmi didaftarkan ke Administrasi Kekayaan Intelektual Nasional Tiongkok. Menariknya, robot ini tidak hanya bertugas menyalurkan daya listrik ke baterai, tetapi juga mampu memantau sekaligus menambah tekanan udara ban secara otomatis. Sebab, robot ini dirancang untuk bekerja pada desain port pengisian daya yang sudah ada saat ini. Artinya, pemilik mobil listrik tidak perlu melakukan modifikasi apa pun pada kendaraannya agar bisa dilayani oleh sang robot. Robot pengecasan mobil listrik milik BYD Secara teknis, robot canggih ini menggabungkan enam modul fungsional ke dalam satu unit. Mulai dari pengumpulan data untuk membaca level baterai dan tekanan ban, pengendalian gerak, hingga modul penjepit yang bertugas menahan pistol pengisi daya atau nosel udara agar tetap presisi saat pengoperasian. Begitu mobil terparkir di tempat yang sesuai, sistem akan langsung bekerja memeriksa kondisi kendaraan berdasarkan ambang batas yang sudah ditetapkan. Hebatnya lagi, robot ini menggunakan arsitektur loop tertutup, yang berarti ia akan memverifikasi sendiri setiap langkah, mulai dari pendekatan, penyelarasan, hingga pemutusan koneksi, sebelum lanjut ke tahap berikutnya. Kehadiran paten BYD ini semakin memanaskan persaingan infrastruktur pengisian daya di Negeri Tirai Bambu. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang