Pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, harus menerima hasil kurang maksimal pada sesi Practice kelas Moto3 di GP Austria yang berlangsung di Red Bull Ring. Sesi Practice ini menjadi momen krusial bagi para pembalap karena menentukan 14 pembalap tercepat yang berhak lolos langsung ke sesi Kualifikasi 2 (Q2). Padahal, Veda sebelumnya mengawali rangkaian akhir pekan dengan sangat menjanjikan di sesi Free Practice 1 (FP1). Saat itu, ia berhasil finis di posisi ke-8 dengan selisih 1,184 detik dari David Almansa yang menjadi pembalap tercepat. Veda Ega Pratama Sempat Tembus 10 Besar dan Lap Dianulir Mengawali sesi Practice, Veda mencatatkan waktu 1 menit 43,550 detik pada putaran pertamanya. Pembalap binaan Astra Honda Racing Team ini kemudian mempertajam catatan waktunya menjadi 1 menit 41,640 detik, yang membuatnya bertengger di posisi 10 besar. Penampilan Veda semakin kencang ketika berhasil menorehkan waktu 1 menit 41,130 detik. Raihan tersebut sempat membawanya masuk ke jajaran lima besar pembalap tercepat. Namun sayang, kegembiraan itu tak bertahan lama. Putaran kencang Veda dianulir oleh steward karena terbukti melanggar batas lintasan (track limit). Alhasil, posisinya langsung melorot ke peringkat 14. Tak menyerah, Veda kembali memacu motornya dan berhasil menembus posisi 10 besar lagi. Ia terpaut 1,132 detik dari David Almansa yang memimpin dengan catatan waktu 1 menit 39,765 detik. Terus Melorot hingga Terlempar ke Posisi 18 Memasuki menit-menit akhir, persaingan waktu antarpembalap semakin sengit. Posisi Veda perlahan turun ke urutan 13. Di tengah sesi, bendera kuning (yellow flag) sempat berkibar akibat insiden yang menimpa Hakim Danish yang mengalami lowside. Kendati terjatuh, Danish masih relatif aman mengamankan tiket Q2 di posisi keempat. Sementara itu, Veda berada di posisi kritis, yakni urutan ke-14 yang merupakan batas terakhir zona lolos langsung ke Q2. Veda terus berupaya mempertajam catatan waktunya hingga mencetak 1 menit 40,864 detik. Namun, peningkatan waktu dari rival-rivalnya justru melempar Veda turun ke posisi 15. Veda Ega Pratama saat berlaga pada Moto3 San Marino 2026 Ketika sesi tersisa dua menit, Almansa makin mengukuhkan posisinya sebagai yang tercepat dengan waktu 1 menit 39,668 detik. Veda yang berjarak 1,213 detik terlempar ke posisi 17. Pada kesempatan terakhir, Veda sempat mempertajam catatan waktunya menjadi 1 menit 40,773 detik. Sayangnya, torehan tersebut belum cukup dan ia harus merosot ke posisi ke-18 di akhir sesi. Hasil akhir sesi Practice Moto3 GP Austria menempatkan David Almansa di posisi teratas, disusul Maximo Quiles di posisi kedua, dan Alvaro Carpe di urutan ketiga. Dengan hasil ini, Veda Pratama harus berjuang keras melawati sesi Kualifikasi 1 (Q1) untuk memperebutkan tiket ke Q2.