Persaingan antara dua pebalap muda Asia Tenggara, Veda Ega Pratama dan Hakim Danish, makin sengit usai gelaran Moto3 Aragon 2026. Pada balapan yang berlangsung di Sirkuit MotorLand Aragon tersebut, Veda gagal membawa pulang poin setelah hanya mampu menyentuh garis finis di posisi ke-20. Sementara itu, rivalnya asal Malaysia, Hakim Danish, berhasil memanfaatkan situasi dengan mengamankan posisi ke-12. Hasil ini membuat selisih poin di antara keduanya di tabel klasemen sementara makin menipis. Danish Pangkas Selisih Poin Perjuangan Veda di Aragon memang terbilang terjal sejak awal. Mengawali balapan dari posisi start ke-22, pebalap asal Gunungkidul itu kesulitan merangsek ke barisan depan. Sebaliknya, Danish yang memulai balapan dari P13 tampil lebih lancar hingga sukses mengamankan posisi ke-12 dan mengantongi tambahan poin berharga. Gagal meraih angka membuat Veda turun ke posisi ketujuh klasemen sementara dengan koleksi 97 poin. Sementara Danish mengintai rapat di posisi kedelapan dengan 90 poin, atau kini hanya berselisih tujuh angka dari Veda. Senggolan dan Lintasan Licin Usai balapan, Veda mengakui bahwa akhir pekan di Aragon berjalan sangat sulit bagi dirinya sejak rangkaian sesi awal. "Bukan hasil balapan yang saya inginkan. Memang selama minggu ini saya merasa sangat kesulitan, dari sesi Jumat, Sabtu, dan di Race (Minggu)," ujar Veda. Pebalap muda Indonesia ini sejatinya sempat berusaha tancap gas sejak awal balapan demi mengejar rombongan depan. Namun, insiden kecil di lintasan membuatnya melakukan kesalahan. "Saya mencoba start dengan bagus, secepatnya ke depan. Tapi saat saya coba, sempat ada senggolan sedikit dan akhirnya saya melakukan kesalahan," kata Veda. Kondisi lintasan yang kurang ideal juga makin menyulitkan Veda untuk mengejar ketertinggalan hingga garis finis. "Saya coba push, kejar grup di depan, dan masih kesulitan dengan grip yang menurut saya cukup licin sirkuitnya," tambahnya. Pebalap Moto3 asal Malaysia, Hakim Danish Fokus Bangkit di Misano Kendati menelan hasil kurang memuaskan yang membuat posisinya di klasemen makin terancam oleh Danish, Veda enggan berlarut dalam kekecewaan. Ia memilih langsung mengalihkan fokus untuk mengevaluasi performanya bersama tim. "Minggu yang harus saya lupakan, tapi juga saya ambil pelajarannya. Saya dan tim akan cari tahu di mana titik yang saya bisa perbaiki," tuturnya. "Pastinya di Misano saya akan coba untuk lebih baik lagi," tegas Veda.