Pebalap muda Indonesia Muhammad Kiandra Ramadhipa menilai persaingan di Moto3 Junior World Championship 2026 berlangsung jauh lebih ketat dibandingkan musim lalu. Menurut dia, peningkatan kualitas para pembalap membuat persaingan menjadi semakin merata sehingga peluang meraih hasil terbaik ditentukan oleh konsistensi di setiap balapan. Ramadhipa mengatakan, tidak ada lagi pembalap yang benar-benar mendominasi seperti pada musim sebelumnya. Kondisi tersebut membuat setiap kesalahan kecil bisa berdampak besar terhadap hasil akhir lomba. M. Kiandra Ramadhipa "Kalau di Moto3 Junior semuanya rata. Levelnya lebih tinggi dan lebih merata daripada tahun lalu. Tahun lalu, masih ada Hakim Danish, Veda Ega Pratama, dan beberapa pembalap yang satu tingkat di atas. Tahun ini lebih rata dan sengit, itu perbedaannya," kata Ramadhipa kepada pewarta di Jakarta, Jumat. Pembalap Honda Asia-Dream Racing Junior Team itu menambahkan, rapatnya persaingan membuat setiap pembalap memiliki kecepatan yang relatif setara. Karena itu, menjaga konsistensi sepanjang balapan menjadi kunci untuk mengamankan posisi finis terbaik. Modal Positif Jelang Tiga Seri Penutup Musim debut Ramadhipa di Moto3 Junior sejauh ini berjalan cukup menjanjikan. Pembalap bernomor 32 tersebut berhasil meraih kemenangan di Sirkuit Estoril, Portugal, dan mengoleksi 64 poin hingga putaran terakhir sebelum jeda musim. Kiandra Ramadhipa saat berlaga pada Red Bull Rookies Cup 2006 di Sachsenring, Jerman Perolehan tersebut menempatkannya di posisi kelima klasemen sementara sekaligus menjaga peluang untuk memperbaiki posisi pada tiga seri tersisa. Ramadhipa optimistis mampu meraih hasil positif karena sudah memiliki pengalaman balapan di seluruh lintasan yang akan digunakan pada paruh kedua musim. "Di sisa tiga seri ini saya sudah pernah balapan di semua sirkuitnya. Tinggal adaptasi dengan setelan motor saja. Saya optimistis hasilnya positif," ujarnya. Kiandra Ramadhipa saat berlaga pada Red Bull Rookies Cup 2006 di Sachsenring, Jerman Tampil Kompetitif di Dua Kejuaraan Selain berlaga di Moto3 Junior, pebalap asal Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, itu juga menjalani musim penuh di Red Bull Rookies Cup 2026. Sepanjang musim ini, Ramadhipa sudah mengoleksi satu kemenangan pada balapan kedua seri pembuka di Jerez, Spanyol. Ia juga berhasil finis di posisi ketiga pada salah satu balapan di Sachsenring, Jerman. Pencapaian tersebut menjadi kelanjutan dari performanya pada musim debut Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025. Saat itu, Ramadhipa menutup kejuaraan di peringkat kedelapan klasemen akhir dengan raihan 102 poin, termasuk satu podium kedua di Sachsenring.