Hasil manis diraih dua pebalap asal Indonesia, Veda Ega Pratama dan Mario Suryo Aji, pada sesi Practice Grand Prix Britania Raya di Sirkuit Silverstone, Jumat (7/8/2026). Tampil mengesankan sepanjang sesi, keduanya berhasil mengamankan tiket lolos langsung ke babak Kualifikasi 2 (Q2). Veda yang berlaga di kelas Moto3 sukses mengunci posisi ke-3, sementara Mario Aji yang turun di kelas Moto2 mengamankan urutan ke-8. Veda Ega Pratama Veda Tiga Besar Moto3 Membela Honda Team Asia, Veda Ega Pratama tampil sangat tajam di lintasan sepanjang 5.900 meter tersebut. Pembalap muda asal Gunungkidul ini membukukan catatan waktu terbaik 2 menit 09,639 detik pada putaran ke-11. Veda hanya tertinggal selisih tipis 0,071 detik dari Valentin Perrone (Red Bull KTM Tech3) yang memimpin sesi dengan waktu 2 menit 09,568 detik. Sementara posisi kedua dihuni pembalap tuan rumah, Scott Ogden (CIP Green Power), dengan gap 0,010 detik dari pimpinan sesi. Selain mencetak waktu lap yang kompetitif, Veda juga menorehkan kecepatan puncak (top speed) mencapai 235,2 km/jam. Catatan ini menjadikannya salah satu tunggangan Honda paling kencang di Silverstone. Mario Suryo Aji, pebalap Astra Honda Racing Team asal Indonesia yang akan berlaga di Moto2. Mario Aji Amankan Tempat di Q2 Moto2 Langkah impresif Veda diikuti oleh Mario Suryo Aji di kelas Moto2 bersama Idemitsu Honda Team Asia. Pembalap asal Magetan, Jawa Timur, tersebut sukses bertengger di posisi ke-8 dari total 28 pembalap. Mario langsung menghentak sejak awal sesi lewat torehan waktu 2 menit 02,590 detik pada putaran ke-2. Waktu tajam di awal tersebut bahkan sempat membawa Mario menduduki posisi teratas (P1) pada grafik Fastest Laps Sequence. Hingga sesi berakhir, catatan waktu Mario bertahan kokoh dengan selisih 0,775 detik dari Daniel Holgado (CFMOTO Gaviota Aspar Team) yang memimpin sesi. Kecepatan maksimal Mario sendiri menembus 278,3 km/jam. Modal Penting Menghadapi Kualifikasi Keberhasilan Veda menembus jajaran tiga besar Moto3 dan Mario Aji di delapan besar Moto2 memastikan kedua wakil Merah Putih lolos langsung ke Q2 tanpa harus melewati Q1. Pencapaian ini menjadi modal yang sangat berharga bagi Veda dan Mario untuk berburu posisi start terdepan pada sesi kualifikasi guna menjaga peluang meraih hasil maksimal saat balapan utama.