— Peugeot memastikan bahwa seluruh model produksinya tahun 2000 ke atas sudah kompatibel menggunakan bahan bakar yang mengandung etanol. Fadjar Tjendikia, Head of After Sales Astra Peugeot, mengatakan mobil-mobil Peugeot terbaru dapat menenggak bensin dengan campuran etanol 5 persen (E5) maupun 10 persen (E10) sesuai arah kebijakan pemerintah. “Semua kendaraan Peugeot yang diproduksi sejak tahun 2000 sudah dirancang kompatibel dengan bahan bakar beretanol," kata Fadjar dalam keterangan resmi, Jumat (14/11/2025). "Contohnya model SUV seperti Peugeot 2008, 3008, dan 5008 yang menggunakan tangki plastik, sudah siap memakai bahan bakar beretanol seperti Pertamax Green 95 di Indonesia," katanya. Tangki bahan bakar berbahan plastik (HDPE) yang digunakan di Peugeot. “Jadi konsumen tidak perlu khawatir dengan kebijakan pemerintah menuju kemandirian energi nasional,” ungkap Fadjar. Lebih jauh, Fadjar mengatakan bahwa penggunaan bensin beretanol justru membawa keuntungan bagi pemilik Peugeot. Salah satunya berkat pemakaian tangki bahan bakar berbahan plastik (HDPE) yang lebih tahan terhadap efek korosif etanol dibandingkan tangki berbahan logam. Tangki bahan bakar berbahan plastik (HDPE) yang digunakan di Peugeot. Etanol dikenal bersifat higroskopis, mudah menyerap air, dan berpotensi memicu karat pada sistem bahan bakar berbahan metal. Karena itu, material plastik membuat sistem bahan bakar Peugeot lebih siap menghadapi karakter bahan bakar jenis ini. Namun, Fadjar menegaskan bahwa tangki plastik bukan satu-satunya faktor yang menentukan kompatibilitas etanol pada mobil Peugeot. Seluruh komponen seperti saluran bahan bakar, pompa, hingga seal karet sudah dirancang agar tahan terhadap campuran etanol. Kombinasi tersebut membuat kendaraan Peugeot produksi tahun 2000 ke atas aman dan efisien saat menggunakan bensin beretanol seperti E5 maupun E10. Selain itu, hampir seluruh varian Peugeot di Indonesia mengusung mesin berkompresi tinggi sehingga membutuhkan bahan bakar beroktan tinggi. “Jika benar pemerintah akan menghadirkan bahan bakar ber-etanol E10, sudah pasti mobil Peugeot akan semakin ramah lingkungan karena emisi CO bisa ditekan lebih rendah," ungkapnya. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.