Toyota Veloz HEV masih mencatatkan penjualan lebih tinggi dibandingkan BYD M6 PHEV atau M6 DM sepanjang Januari-Agustus 2026. Namun, jika dibandingkan pada periode penjualan yang sama, selisih kedua model tersebut ternyata tidak terlalu jauh. Perbandingan Toyota Veloz Hybrid dan BYD M6 DM menarik dilakukan karena keduanya berada pada rentang harga yang relatif berdekatan, meski memiliki konsep dan karakter kendaraan yang berbeda. BYD M6 DM Veloz Hybrid mengusung teknologi hybrid, sedangkan M6 DM menggunakan sistem plug-in hybrid (PHEV). Kedekatan harga membuat kedua model tersebut berpotensi menjadi pilihan konsumen yang mempertimbangkan kendaraan elektrifikasi dengan kebutuhan dan preferensi yang berbeda. Berdasarkan data penjualan wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Veloz HEV membukukan penjualan sebanyak 15.554 unit sepanjang Januari-Agustus 2026. Sementara itu, BYD M6 PHEV tercatat terjual 4.423 unit. Ilustrasi Toyota Veloz Hybrid di booth Toyota di IIMS 2026 Dengan demikian, secara akumulatif Veloz HEV mencatat penjualan sekitar 3,5 kali lebih banyak dibandingkan M6 PHEV. Meski begitu, perbandingan tersebut perlu melihat waktu pemasaran kedua kendaraan. Veloz HEV sudah dipasarkan sejak Februari 2026. Sementara BYD M6 PHEV baru resmi meluncur dan mulai tercatat dalam data penjualan pada Juni 2026. BYD M6 DM PHEV GIIAS 2026 Selisih 2.682 unit pada Juni-Agustus 2026 Jika dibandingkan pada periode yang sama, yakni Juni-Agustus 2026, penjualan Veloz HEV mencapai 7.105 unit. Pada periode tersebut, BYD M6 PHEV membukukan penjualan 4.423 unit. Artinya, selisih penjualan kedua model menyempit menjadi sekitar 1,6 kali lipat. Angka tersebut menunjukkan M6 PHEV mampu mencatatkan penjualan cukup tinggi hanya dalam tiga bulan sejak mulai dipasarkan. Pada Agustus 2026, Veloz HEV masih unggul dengan penjualan 2.267 unit. Sementara M6 PHEV mencatatkan penjualan 1.161 unit. Toyota Veloz Hybrid Menariknya, salah satu varian M6 PHEV, yakni M6 Cross Superior, justru mencatatkan kenaikan penjualan dari Juli ke Agustus. Penjualannya meningkat dari 427 unit menjadi 683 unit. Performa tersebut menunjukkan adanya permintaan terhadap M6 PHEV di pasar kendaraan elektrifikasi Indonesia. Di sisi lain, Veloz HEV tetap memiliki basis pasar yang lebih panjang karena telah hadir lebih dahulu. Dengan demikian, secara total Veloz HEV masih mencatatkan volume penjualan lebih tinggi. Namun, data tiga bulan sejak M6 PHEV mulai dipasarkan memperlihatkan bahwa BYD mampu membukukan penjualan yang cukup signifikan dalam waktu relatif singkat. Suasana Pameran GIIAS 2026 Perbandingan Data Penjualan BYD M6 DM:- Juni: 1.825 unit- Juli: 1.437 unit- Agustus: 1.161 unit- Total Juni-Agustus: 4.423 unit- Total Januari-Agustus: 4.423 unit Toyota Veloz Hybrid:- Juni: 2.698 unit- Juli: 2.140 unit- Agustus: 2.267 unit- Total Juni-Agustus: 7.105 unit- Total Januari-Agustus: 15.554 unit