Ilustrasi Foto truk pengangkut galon sebelum kecelakaan di tol Ciawi Rem blong kerap menjadi penyebab dari kecelakaan lalu lintas. Terbaru, peristiwa nahas terjadi di Gerbang Tol (GT) Ciawi 2 KM 41+400 Ruas Tol Jagorawi arah Jakarta, yang melibatkan sebuah truk pengangkut galon air menabrak pembatas gardu. Berdasarkan unggahan akun Instagram @kabarcibubur24jam, truk diduga mengalami rem blong saat mendekati GT Ciawi 2, menyebabkan kendaraan tak terkendali dan menabrak rangkaian mobil yang sedang melakukan transaksi e-tol.Benturan keras memicu kerusakan pada enam kendaraan, tiga di antaranya terbakar hebat akibat terjepit dalam insiden tersebut. Api menjalar cepat dan menimbulkan kepanikan di lokasi. Tidak hanya kendaraan, tiga bangunan gerbang tol rusak parah, dan seorang petugas Jasa Marga dilaporkan mengalami luka-luka. Menanggapi kejadian ini, penting untuk memahami potensi penyebab rem blong pada truk, mengingat kendaraan berat memiliki risiko lebih tinggi dalam insiden serupa. 1. Overheat Minyak Rem (Vapor Lock)Penggunaan rem secara terus-menerus membuat suhu minyak rem naik dan berubah jadi uap, mengganggu tekanan hidraulik yang diperlukan untuk pengereman.2. Rem Panas Berlebih (Brake Fading)Kampas rem bisa meleleh karena penggunaan terus-menerus tanpa waktu pendinginan, terutama saat melintasi jalan menurun dengan beban berat.3. Kurangnya Pelumasan KomponenKomponen seperti piston dan kaliper bisa aus jika tidak terlumasi dengan baik, sehingga mengurangi respons pengereman.4. Kebocoran Minyak RemTekanan hidraulik terganggu jika terjadi kebocoran pada sistem, menyebabkan rem tidak berfungsi maksimal.5. Beban BerlebihBeban yang melebihi kapasitas pabrikan mempercepat keausan sistem rem dan meningkatkan risiko blong.6. Modifikasi Tidak SesuaiPerubahan pada sistem rem tanpa standar pabrikan bisa menyebabkan kegagalan fungsi pengereman.7. Kurangnya PerawatanPemeriksaan rutin oleh teknisi kompeten penting untuk mencegah keausan komponen yang bisa berujung pada rem blong.