Supercar dikenal memiliki performa tinggi dengan tenaga dan torsi yang besar. Kemampuan akselerasi yang dimiliki memang menjadi daya tarik utama, tetapi juga menuntut teknik mengemudi yang tepat agar kendaraan tetap mudah dikendalikan. Pasalnya, jika pengemudi melakukan kesalahan saat mengoperasikan mobil atau kondisi permukaan jalan tidak ideal, ban dapat kehilangan traksi sehingga kendaraan berisiko mengalami selip. Marcell RDC Kurniawan, Training Director dari The Real Driving Centre, mengatakan penyebab utamanya adalah hilangnya traksi pada ban sehingga kendaraan mengalami selip dan sulit dikendalikan. "Menurut saya ini terjadi karena hilangnya traksi di ban, sehingga kendaraan selip dan sulit dikendalikan," kata Marcel saat dihubungi Kompas.com, Jumat (10/7/2026). Jalan Shropshire menjadi 'zona perang' dengan konvoi supercar, meriam asap, dan musik menggelegar sepanjang malam. Ia menjelaskan, salah satu faktor yang paling sering menjadi penyebab adalah kesalahan pengemudi yang belum memahami karakteristik performa mobil yang dikendarai. "Kemungkinan bisa jadi karena kesalahan pengemudi yang kurang memahami karakteristik dari power kendaraannya," kata Marcel. Selain itu, kesalahan dalam mengoperasikan pedal gas juga dapat memicu ban kehilangan daya cengkeram. Marcel mengatakan, kondisi ini sering terjadi ketika pengemudi menginjak pedal gas terlalu agresif saat roda depan masih dalam posisi berbelok. "Atau melakukan kesalahan dengan sudah menginjak pedal gas dengan agresif saat ban kendaraan masih berbelok, yang menyebabkan torsi yang besar membuat kemampuan ban mencengkeram ke jalan berkurang sehingga terjadi wheelspin," katanya. Ketika wheelspin terjadi, putaran ban menjadi lebih cepat dibanding kemampuan ban mencengkeram permukaan jalan. Akibatnya, mobil bisa kehilangan arah, terutama pada kendaraan berpenggerak roda belakang atau rear-wheel drive (RWD) yang umum digunakan pada supercar. Marcel menambahkan, faktor lingkungan juga sangat berpengaruh terhadap kemampuan ban mencengkeram aspal. Permukaan jalan yang basah akibat hujan, tertutup debu, pasir, maupun tercemar oli dapat membuat traksi ban menurun drastis. "Selain itu juga bisa karena kondisi permukaan jalan yang basah, berdebu, atau ada oli yang bisa juga menyebabkan ban kehilangan traksi," kata Marcel. Karena itu, pengemudi supercar perlu memahami karakteristik mobil yang dikendarai dan mengoperasikan pedal gas secara bertahap, terutama saat keluar dari tikungan atau ketika kondisi jalan tidak ideal. Dengan begitu, tenaga besar yang dihasilkan mesin dapat disalurkan ke roda secara optimal tanpa menyebabkan ban kehilangan traksi dan kendaraan menjadi sulit dikendalikan.