Penjualan mobil murah ramah lingkungan atau low cost green car (LCGC) mengalami penurunan dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini tidak lepas dari melemahnya daya beli masyarakat serta pengetatan pembiayaan. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), wholesales LCGC sepanjang Januari–Desember 2025 tercatat sebanyak 122.686 unit. Angka tersebut turun 30,6 persen dibandingkan 2024 yang mencapai 176.766 unit. Sementara itu, penjualan ritel dari diler ke konsumen juga mengalami koreksi sekitar 27 persen menjadi 130.799 unit. Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor (HPM) Yusak Billy mengatakan, segmen LCGC selama ini memang menjadi pilihan utama bagi konsumen pembeli mobil pertama. “Memang kita masih berharap LCGC itu adalah market first time buyer. Banyak sekali orang yang dari kendaraan roda dua beralih ke mobil pertama mereka yaitu LCGC,” ujar Billy, saat ditemui di Jakarta Utara, Senin (30/3/2026). Honda Brio Satya CVT Namun, ia mengakui saat ini segmen tersebut tengah menghadapi tekanan, terutama akibat menurunnya daya beli dan kebijakan pembiayaan yang lebih ketat. “Sekarang terlihat turun karena memang ada pengetatan juga pembiayaan dan daya beli juga lagi berkurang. Jadi kita terus berkoordinasi dengan lembaga pembiayaan supaya bisa memudahkan konsumen. Itu impact-nya besar sekali buat LCGC, khususnya first time buyer,” kata dia. Meski demikian, Honda tetap berupaya menjaga daya tarik produknya di segmen ini melalui berbagai penyegaran. Billy menyebut, salah satu strategi yang dilakukan adalah memberikan nilai tambah pada Honda Brio Satya, yang merupakan salah satu model andalan di segmen LCGC. “Kita memberikan nilai lebih selalu untuk Brio Satya, kita ada refreshment-refreshment, audio juga diperbesar. Banyak sekali refreshment yang diberikan LCGC supaya memberikan nilai lebih ke konsumen,” ujarnya. Adapun Honda Brio Satya masih menjadi salah satu model terlaris di segmen LCGC, meski turut mengalami penurunan penjualan dalam dua bulan terakhir. Berdasarkan data Gaikindo, penjualan Honda Brio Satya pada Januari 2026 tercatat sebanyak 3.430 unit. Angka tersebut kemudian turun menjadi 3.096 unit pada Februari 2026. Penurunan ini mencerminkan tekanan yang masih dirasakan pasar LCGC, terutama dari sisi daya beli masyarakat yang belum sepenuhnya pulih. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang