Pasar mobil listrik berbasis baterai (Battery Electric Vehicle/BEV) di Indonesia kembali melandai pada Juli 2025. Diolah data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesisa (Gaikindo) total distribusi dari pabrik ke diler atau wholesales BEV pada periode dimaksud tercatat 5.433 unit, turun tipis 1,23 persen dibanding Juni 2025 yang membukukan 5.501 unit. Secara kumulatif, penjualan mobil listrik di tujuh bulan pertama telah mencapai 42.178 unit. Angka tersebut nyaris melampaui capaian satu tahun penuh sebelumnya yang terhenti di 43.188 unit. BYD M6 GJAW 2024 Ketua I Gaikindo Jongkie Sugiarto percaya bahwa kendati tren pelemahan masih berlanjut namun dipercaya bahwa kendaraan listrik akan terus berakselerasi di pasar nasional. "Tren kendaraan listrik baik BEV, Hybrid, maupun PHEV kita percayai akan terus membaik, apalagi harga-harganya semakin terjangkau," kata dia kepada Kompas.com belum lama ini. Seiring dengan dinamika penjualan bulanan, peta persaingan BEV mengalami pergeseran signifikan. BYD Sealion 7 berhasil merebut posisi teratas dengan distribusi 939 unit, naik 12,1 persen dibanding bulan sebelumnya. Denza D9, pemuncak penjualan BEV sebelumnya dengan 1.768 unit, merosot tajam ke posisi ketiga dengan 523 unit atau turun 70,4 persen. Sementara BYD M6 mempertahankan tren positif di posisi kedua dengan 891 unit, naik tipis 5,6 persen dari 844 unit pada Juni 2025. Pendatang lama seperti Chery J6 juga mencatat pertumbuhan, dari 445 unit menjadi 499 unit secara bulanan, menyalip Wuling Air ev yang distribusinya anjlok dari 376 unit menjadi 284 unit (-24,5 persen). Wuling Binguo EV mencatat lonjakan paling signifikan di lima besar, dari 85 unit pada Juni 2025 menjadi 475 unit di Juli 2025, atau melesat 458,8 persen. Model lain seperti BYD Atto 3, Aion V, Geely EX5, dan Wuling Cloud menutup daftar 10 besar. Berikut daftar mobil listrik berbasis baterai terlaris Juli 2025: 1. BYD Sealion 7: 939 unit2. BYD M6: 891 unit3. Denza D9: 523 unit4. Chery J6: 499 unit5. Wuling Binguo: 475 unit6. BYD Atto 3: 413 unit7. Aion V: 336 unit8. Wuling Air ev: 284 unit9. Geely EX5: 249 unit10. Wuling Cloud: 181 unit11. MG 4EV: 105 unit12. Omoda E5: 86 unit13. BYD Seal: 67 unit14. Aion Y Plus: 48 unit15. Xpeng X9: 48 unit16. Citroen E-C3: 38 unit17. Hyptec HT: 37 unit18. Neta V II EV: 30 unit19. Xpeng G6: 28 unit20. BYD Dolphin: 25 unit21. Hyundai Ioniq 5: 19 unit22. Hyundai Kona EV: 15 unit23. Honda E:N1: 15 unit24. Toyota bZ4X: 13 unit25. MG ZS EV: 11 unit26. Neta X: 9 unit27. BMW i5: 7 unit28. BMW iX1: 6 unit29. Mini Electric: 6 unit30. Mini Jcw EV: 6 unit31. Maxus Mifa 7: 4 unit32. DFSK Gelora E: 3 unit33. Volvo EX30: 3 unit34. BMW i4: 2 unit35. BMW iX2: 2 unit36. Maxus Mifa 9: 2 unit37. Mitsubishi L100 EV: 2 unit38. Mercedes-Benz EQB: 2 unit39. Citroen E-C4: 1 unit40. Mercedes-Benz EQE: 1 unit41. Mercedes-Benz EQS: 1 unit42. Volvo EC40: 1 unit Terangi negeri dengan literasi, satu buku bisa membuka ribuan mimpi. Lewat ekspedisi Kata ke Nyata, Kompas.com ingin membawa ribuan buku ke pelosok Indonesia. Bantu anak-anak membaca lebih banyak, bermimpi lebih tinggi. Ayo donasi via Kitabisa!