Mobil listrik Xiaomi mengalami kecelakaan dan terbakar di China Insiden kecelakaan mobil listrik kembali menjadi perhatian publik setelah satu unit Xiaomi SU7 mengalami tabrakan dan kebakaran di Chengdu, China. Peristiwa tersebut berujung fatal ketika pengemudi dilaporkan tewas karena tidak dapat keluar dari dalam mobil yang pintunya gagal dibuka setelah benturan. Hasil investigasi forensik yang dirilis media setempat mengungkap kendaraan melaju dalam kecepatan tinggi sebelum kecelakaan terjadi pada Oktober 2025 dini hari. Mobil tersebut menabrak kendaraan lain, melintasi pembatas jalan, lalu terbakar beberapa saat setelah berhenti. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Disadur VIVA Otomotif dari Carnewschina, Kamis 26 Februari 2026, temuan paling disorot dari penyelidikan adalah sistem gagang pintu kendaraan yang menggunakan mekanisme elektrik. Benturan disebut menyebabkan sistem kelistrikan tegangan rendah kehilangan daya, sehingga fungsi pelepas pintu dari luar tidak dapat dioperasikan.Saksi mata yang tiba di lokasi menggambarkan situasi dramatis ketika sejumlah orang mencoba menolong pengemudi. Upaya membuka pintu dilakukan berkali-kali, namun pintu tetap tertutup meski tenaga besar sudah digunakan.Seorang saksi bahkan memecahkan kaca jendela menggunakan alat untuk mencoba membuka pintu dari dalam kabin. Namun, menurut laporan investigasi, mekanisme pelepas darurat juga tidak mudah dijangkau dari luar sehingga pintu tetap gagal dibuka sebelum kebakaran membesar.Laporan tersebut juga mencatat kendaraan mengalami beberapa kali kebakaran dalam beberapa menit setelah tabrakan. Kondisi itu membuat waktu evakuasi semakin terbatas dan meningkatkan risiko bagi korban yang masih berada di dalam mobil.Insiden ini memicu perdebatan mengenai desain gagang pintu elektrik yang kini banyak digunakan pada mobil modern, termasuk kendaraan listrik. Beberapa pengamat keselamatan menilai sistem berbasis elektronik perlu selalu disertai mekanisme mekanis yang mudah diakses sebagai cadangan saat terjadi kegagalan daya. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Pemerintah China merespons perhatian publik dengan menyiapkan standar keselamatan baru terkait gagang pintu kendaraan. Regulasi tersebut akan mewajibkan produsen menyediakan pelepas pintu mekanis yang tetap dapat digunakan meski sistem listrik kendaraan tidak berfungsi.Kasus di Chengdu juga bukan satu-satunya insiden yang menyoroti isu serupa dalam periode terakhir. Beberapa kecelakaan mobil listrik sebelumnya dilaporkan memunculkan pertanyaan tentang kemudahan evakuasi penumpang setelah benturan berat.