Viral di media sosial pengemudi Toyota Vellfire melakukan pemukulan terhadap petugas SPBU gegara ditolak isi Pertalite. Padahal Vellfire minimal menggunakan BBM RON 91 ke atas.Aksi pemukulan yang dilakukan pengemudi Toyota Vellfire terhadap petugas SPBU di kawasan Cipinang viral di media sosial. Disebutkan dalam video yang beredar, pengemudi Vellfire berpelat L 1 XD itu menyebut tengah membawa mobil jenderal saat meminta isi Pertalite. Saat diminta scan barcode, sebagaimana prosedur pengisian BBM Pertalite, justru tak ada kecocokan. Tak lama, pria tersebut memukul wajah petugas SPBU. Setelah melakukan pemukulan, pria tersebut sempat kembali ke dalam mobil. Pria itu keluar lagi dari mobil dan terlihat memegang sebuah tas.Pria tersebut kembali menghampiri petugas SPBU. Pria itu lalu terus menunjuk dan mengejar petugas.Tak lama setelahnya, pria itu keluar meninggalkan area SPBU dengan meninggalkan mobilnya. Ketika kembali, pria tersebut menunjuk-nunjuk seorang pria lainnya."Kejadian bermula saat sebuah mobil Toyota Vellfire hitam hendak mengisi BBM jenis Pertalite. Namun petugas SPBU menolak karena hasil pencocokan barcode tidak sesuai dengan nomor polisi kendaraan, sehingga pengisian tidak dapat dilakukan sesuai ketentuan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto dikutip detikNews.Budi juga menjelaskan status pelaku yang disebut-sebut mengaku sebagai aparat. Dari hasil pemeriksaan, menurut dia, pelaku bukan anggota kepolisian, melainkan seorang wiraswasta. Kini pelaku juga sudah diamankan oleh petugas kepolisian. Pelat nomor yang digunakan juga bodong. Adapun dalam video yang diunggah akun TikTok Humas Polsek Duren Sawit juga terungkap, pelaku mengaku membawa mobil jenderal supaya bisa isi Pertalite."Biar diisi Pak, tidak ada sebut instansinya cuma sebut mobil jenderal," kata pelaku dalam video tersebut.Kalau bicara spesifikasi, Vellfire tak dianjurkan mengisi Pertalite. Mengacu pada buku panduan manual Toyota Vellfire, MPV bermesin 2AR-FE itu menggunakan BBM dengan angka oktan minimal 91 atau lebih tinggi."Anda hanya boleh menggunakan bahan bakar bensin tanpa timbal. Pilih bahan bakar tanpa timbal dengan angka oktan 91 atau lebih tinggi untuk performa mesin optimal," begitu penjelasan di buku panduan manual.Leboh lanjut dijelaskan, penggunakan bahan bakar yang tak tepat justru bisa bikin mesin rusak.