Isu pembatasan pembelian BBM subsidi jenis Pertalite kembali ramai dibicarakan di media sosial. Kali ini, beredar kabar bahwa mobil bermesin di atas 1.400 cc tidak lagi diperbolehkan membeli Pertalite mulai 1 Juni 2026. Informasi tersebut langsung menyita perhatian publik lantaran menyebut sejumlah model populer yang diklaim bakal terdampak aturan baru tersebut. Hyundai Stargazer, Mitsubishi Xpander, Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, Suzuki Ertiga Dalam unggahan yang beredar, beberapa kendaraan seperti Daihatsu Xenia, Daihatsu Terios, Daihatsu Luxio, Toyota Yaris, Toyota Veloz, Honda City, Honda Mobilio, hingga Mitsubishi Xpander disebut tidak lagi bisa menggunakan BBM subsidi. Narasi yang tersebar di berbagai platform media sosial itu menyebutkan pembatasan mulai berlaku pada awal Juni 2026. Tak sedikit warganet yang kemudian mempertanyakan kebenaran informasi tersebut, terutama terkait kemungkinan pembatasan BBM subsidi berdasarkan kapasitas mesin kendaraan. Ilustrasi pengisian BBM di SPBU Pertamina. Harga Pertalite. Informasi Tidak Benar Menanggapi kabar yang ramai beredar tersebut, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar. “Informasi mengenai daftar merk kendaraan tertentu yang disebut tidak boleh membeli Pertalite mulai 1 Juni 2026 dipastikan tidak benar karena sampai saat ini tidak ada rencana ataupun arahan dari Pemerintah dan regulator,” ujar Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, kepada Kompas.com (24/5/2026). Roberth menjelaskan, kebijakan di sektor energi sepenuhnya merupakan kewenangan pemerintah dan akan diputuskan melalui proses kajian sebelum diterapkan. Tangkapan layar. Pertamina Buka Suara soal SPBU di Antasari Tak Lagi Jual Pertalite per 1 Mei 2026. Artinya, hingga saat ini belum ada aturan resmi yang melarang kendaraan dengan kapasitas mesin tertentu membeli Pertalite di SPBU. Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menerima informasi yang beredar di media sosial, terlebih jika belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah maupun regulator terkait. “Masyarakat kami imbau untuk tidak mudah mempercayai maupun menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi,” kata dia. Ilustrasi SPBU Pertamina. Harga BBM Pertamina terbaru 18 April 2026. Harga BBM per 18 April 2026. Pertamina Akan Ikuti Kebijakan Pemerintah Lebih lanjut, Roberth mengatakan pihaknya akan mengikuti setiap kebijakan pemerintah terkait sektor energi, termasuk jika nantinya terdapat aturan baru mengenai distribusi BBM subsidi. Namun untuk saat ini, isu larangan mobil bermesin di atas 1.400 cc membeli Pertalite dipastikan belum memiliki dasar kebijakan resmi. Kabar tersebut menjadi perhatian karena daftar kendaraan yang disebut terdampak justru berasal dari segmen mobil keluarga dan kendaraan harian yang cukup populer di Indonesia. Tak heran bila informasi itu cepat menyebar dan memicu perdebatan di media sosial. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang