Pebalap KTM yang tahun depan pindah ke tim pabrikan Ducati, Pedro Acosta, mengatakan tidak merasa memiliki teman di paddock MotoGP. Menurut dia, kondisi tersebut justru membuatnya lebih nyaman saat berduel dengan pebalap lain di lintasan. Acosta menilai, meski para pebalap MotoGP umumnya mudah diajak berbicara dan menjalin hubungan, mereka tetap memiliki tujuan yang sama, yakni menjadi pemenang. "Syukurlah di MotoGP, dengan hampir setiap pebalap cukup mudah untuk berbicara, mudah untuk menjalin hubungan," kata Acosta dilansir dari Crash, Senin (24/8/2026). "Tetapi pada akhirnya, semua orang di sini mengejar impian yang sama," ujarnya. Pebalap Gresini Racing, Fermin Aldeguer (tengah) dan pebalap Aprilia Racing, Jorge Martin (kiri) mengalami kecelakaan saat Pedro Acosta (kanan) dari Tim Red Bull KTM Factory Racing melaju setelah start balapan MotoGP Hongaria 2026 di sirkuit Balaton Park di Balatonfokajar, Hongaria, pada 7 Juni 2026. (Foto oleh Ferenc ISZA / AFP) Menurut Acosta berteman dengan rival merupakan hal yang sulit. Sebab pada dasarnya setiap pebalap ingin menang dan merebut gelar juara dunia. "Dan menurut saya, cukup sulit untuk memiliki hubungan yang jujur dengan seseorang yang menginginkan hal yang sama persis dengan Anda," ujarnya. "Sejujurnya, mungkin saya lebih memilih untuk mengambil langkah mundur dan tidak memiliki hubungan apapun," kata Acosta. Acosta mengaku sejak awal kariernya di MotoGP, dirinya tidak merasa memiliki teman di paddock. "Saya merasa sejak hari pertama, saya tidak memiliki teman di paddock," katanya. "Tetapi saya senang karena dengan begitu saya tidak memiliki perasaan terhadap siapa pun. Saya benar-benar tidak peduli siapa yang saya coba salip atau dengan cara apa saya mencoba menyalip," ujarnya. Pebalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, dibayangi Pedro Acosta (Red Bull KTM) dan pebalap Trackhouse MotoGP Raul Fernandez (belakang) dalam Sprint Race MotoGP Thailand 2026 di Sirkuit Internasional Buriram di Buriram pada 28 Februari 2026. (Foto oleh Lillian SUWANRUMPHA / AFP) Rivalitas Sengit Golden Era Menurut Acosta, rivalitas sengit seperti yang pernah terjadi antara Valentino Rossi dan Sete Gibernau atau Mick Doohan dan Alex Criville merupakan bagian dari MotoGP yang kini mulai hilang. "Jika melihat masa lalu, kurang lebih semua hubungan memang seperti ini. Ingat Sete dengan Valentino, atau Criville dengan Doohan, hubungan mereka tidak mudah," katanya. "Mungkin ini juga bagian sengit yang sekarang hilang dari MotoGP," ujar Acosta. 2026 Saat ini Acosta baru meraih kemenangan Sprint pertamanya pada musim 2026. Namun, dia masih memburu kemenangan perdana di kelas MotoGP setelah menjalani dua setengah musim. Pada 10 seri terakhir musim ini, Acosta masih akan membela KTM. Pebalap asal Spanyol itu saat ini menempati posisi ketujuh klasemen sementara MotoGP. Mulai musim depan, Acosta akan meninggalkan KTM dan bergabung dengan tim pabrikan Ducati. Dia akan menjadi rekan setim Marc Marquez, juara dunia MotoGP bertahan.