PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) selaku agen pemegang merek Mazda di Tanah Air mematok target penjualan sebanyak 700 unit sepanjang 2026. Target tersebut disusun dengan mempertimbangkan kondisi pasar otomotif yang dinilai masih penuh tantangan sejak tahun lalu. President Director Mazda Indonesia Ricky Thio mengatakan, situasi pasar pada 2025 cenderung stagnan dibandingkan 2024. Karena itu, perusahaan melihat pergerakan di awal tahun ini kemungkinan belum akan jauh berbeda. Target Penjualan 700 Unit Mazda memperkenalkan CX-60 Sport terbaru di IIMS 2026 dengan tampilan lebih sporty, pelek 20 inci. “Tahun ini target kita 700 unit. Tahun lalu market kan memang agak statis ketimbang tahun 2024. Saya lihat tahun ini semester mungkin masih mirip tahun lalu,” ujar Ricky saat ditemui di IIMS 2026, Jumat (6/2/2026). Meski begitu, Mazda tetap menaruh harapan pada paruh kedua tahun ini. Ricky optimistis kondisi pasar bisa membaik seiring adanya berbagai upaya untuk mendorong industri otomotif nasional. “Saya berharap di semester kedua nanti situasi bisa lebih baik. Apalagi ada dorongan dari Gaikindo yang terus mengupayakan. Ya kita tunggu saja,” kata dia. Selain target tahunan, Mazda juga memasang target khusus selama pameran IIMS 2026. Dalam ajang tersebut, pabrikan asal Jepang itu membidik penjualan sekitar 60 unit kendaraan. Ricky menjelaskan, tantangan utama yang masih dihadapi industri otomotif saat ini tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya. Salah satu faktor yang paling terasa adalah daya beli masyarakat yang belum sepenuhnya pulih. “Saya rasa masih sama. Tantangannya adalah daya beli market yang masih lemah,” ujarnya. Menurut dia, perubahan perilaku konsumen juga cukup terasa dalam beberapa waktu terakhir. Jika sebelumnya pembelian mobil bisa terjadi secara spontan, kini calon konsumen cenderung jauh lebih berhati-hati sebelum mengambil keputusan. “Biasanya orang impulsif beli, ini sekarang 5–6 kali lebih buat berpikir,” kata Ricky. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang