Pemberlakuan one way nasional arus balik Lebaran resmi diterapkan dari Km 414 Gerbang Tol Kalikangkung hingga Km 70 Gerbang Tol Cikampek Utama, Selasa (24/3/2026). Dalam rangka mendukung kelancaran rekayasa lalu lintas tersebut, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mengimbau pengguna jalan yang menuju Bandung untuk memanfaatkan akses keluar di Km 72 Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek. Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, mengatakan imbauan ini diberikan agar pengguna jalan dapat mengatur rute perjalanan dengan lebih baik selama rekayasa lalu lintas berlangsung. “Selama pemberlakuan one way nasional, pengguna jalan yang masuk jalur one way dan memiliki tujuan menuju Bandung diimbau untuk memanfaatkan akses keluar di Km 72 Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek serta mengikuti rambu petunjuk yang telah disiapkan di lapangan. Hal ini dilakukan agar perjalanan tetap lancar dan tidak mengganggu arus lalu lintas pada jalur one way menuju arah timur,” ujar Ria dalam keterangan resminya. JTT juga mengimbau seluruh pengguna jalan Tol Trans Jawa untuk selalu mengutamakan keselamatan berkendara dengan memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima, menjaga jarak aman, serta memastikan kecukupan saldo uang elektronik sebelum melakukan perjalanan. One Way Nasional Penerapan one way nasional diberlakukan sejak pukul 14.25 WIB seiring meningkatnya volume kendaraan arus balik menuju Jakarta. Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menjelaskan bahwa kebijakan ini diambil berdasarkan data volume lalu lintas yang meningkat signifikan dari arah Semarang menuju Jakarta, didukung pantauan CCTV dan laporan petugas di lapangan. Skema satu arah ini membentang mulai dari KM 414 Gerbang Tol (GT) Kalikangkung di ruas Batang?Semarang hingga KM 70 Tol Jakarta?Cikampek. “Pemberlakuan rekayasa lalu lintas one way nasional ini dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan dan memperlancar arus balik. Kami mengimbau pengguna jalan untuk memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi prima, tidak berhenti di bahu jalan kecuali darurat, tidak berpindah jalur secara tiba-tiba, serta mematuhi batas kecepatan,” ujar Rivan. Selain itu, pengguna jalan dalam kondisi darurat diimbau menggunakan bahu jalan sebelah kiri (bahu dalam), bukan bahu kanan. One Way Lokal Sebelumnya, rekayasa lalu lintas dilakukan secara bertahap. Pada Senin (23/3) pukul 16.15 WIB, diberlakukan one way lokal dari Km 263 Ruas Tol Pejagan–Pemalang (GT Brebes Barat) hingga Km 70 GT Cikampek Utama. Selanjutnya, pada pukul 20.20 WIB, one way lokal tahap 2 diberlakukan dari Km 390 Ruas Tol Batang–Semarang hingga Km 70 Ruas Tol Jakarta–Cikampek. Ilustrasi one way arus mudik dan balik Lebaran 2026 Kemudian, Selasa (24/3) pukul 10.12 WIB, one way lokal kembali diterapkan dari Km 424 Ruas Tol Semarang–Solo hingga Km 414 GT Kalikangkung sebagai bagian dari persiapan one way nasional. Hindari Puncak Arus Balik Sebagai langkah antisipasi kepadatan, Jasa Marga mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan dan menghindari puncak arus balik pada 24, 28, dan 29 Maret 2026. Pengguna jalan juga dapat memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada 25–27 Maret 2026 serta diskon tarif tol 30 persen pada 26–27 Maret 2026 di sembilan ruas strategis Jasa Marga Group. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang