Korlantas Polri akan mencabut skema one way nasional arus balik Lebaran secara bertahap mulai Rabu (25/3/2026) siang. Keputusan ini diambil setelah kondisi lalu lintas dinilai mulai melandai dan terkendali. Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengatakan, evaluasi dilakukan pada pukul 10.00 WIB bersama jajaran terkait. Arus lalin di lajur contraflow Km 57 ruas jalan tol Jakarta - Cikampek arah Jakarta nampak padat pada Selasa (24/3/2026) pukul 17.00 WIB. Hasilnya, arus kendaraan di ruas Tol Trans-Jawa menunjukkan penurunan kepadatan. “Atas izin Kapolri, setelah evaluasi pukul 10.00 WIB, kami melakukan sosialisasi untuk pencabutan one way nasional,” ujar Agus dalam keterangan resmi, Rabu (25/3/2026). Pencabutan akan dilakukan bertahap mulai pukul 12.00 WIB, diawali dengan normalisasi lalu lintas dari KM 414 Tol Kalikangkung hingga KM 263 Tol Pejagan. Dengan demikian, jalur menuju Jakarta kembali dibuka dua arah. Meski begitu, rekayasa lalu lintas one way masih diberlakukan secara lokal di ruas KM 263 hingga KM 70 sebagai bagian dari tahap lanjutan pengaturan arus balik. Agus menjelaskan, kebijakan ini diambil karena distribusi kendaraan sudah mulai merata, sehingga tidak lagi membutuhkan skema satu arah secara penuh di jalur utama. Arus balik kendaraan pemudik di Tol Cipali sore ini membludak paska diberlakukannya One Way Nasional ( Foto : KOMPAS.com / Ahya Nurdin) Sebelumnya, puncak arus balik terjadi pada Selasa (24/3/2026) dengan jumlah kendaraan mencapai 256.388 unit, meningkat sekitar 14,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Secara kumulatif, sekitar 58 persen atau 1,9 juta kendaraan telah kembali ke arah Jakarta. Sementara sisa arus balik diperkirakan masih akan berlangsung hingga 29 Maret 2026. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang