Jasa Marga mencatat tren arus balik semakin kuat. Bahkan, laju peningkatan kendaraan yang mengarah ke Jabodetabek di beberapa titik terlihat lebih tinggi dibandingkan kendaraan yang bergerak menuju wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo mengatakan, sebanyak 39.052 kendaraan melintas menuju wilayah Timur Trans Jawa melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama. Jumlah tersebut meningkat 21,77 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 32.070 kendaraan. Sebagai informasi, angka ini berdasarkan data PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) pada H-1 Waisak, Jumat (30/5/2026). Kondisi lalu lintas di GT Cikampek Utama 2 Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek). "Sementara itu, untuk kendaraan dari wilayah Timur Trans Jawa menuju Jakarta melalui GT Cikampek Utama tercatat sebanyak 35.833 kendaraan, naik 30,12 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 27.539 kendaraan," ujar Ria, dalam keterangan resmi, Minggu (31/5/2026). Data tersebut menunjukkan bahwa secara volume absolut kendaraan yang meninggalkan Jabodetabek masih lebih banyak dibandingkan kendaraan yang kembali ke Jakarta. Selisihnya mencapai sekitar 3.200 kendaraan. Namun jika melihat persentase pertumbuhannya, kendaraan yang bergerak ke arah Barat atau Jakarta meningkat lebih tinggi dibandingkan kendaraan yang menuju Timur. Kondisi ini menjadi indikasi bahwa arus balik mulai terbentuk. Arus balik Lebaran 2026 di GT Kalikangkung Kendaraan Menuju Jakarta Di Gerbang Tol Kalikangkung, kendaraan menuju Semarang tercatat sebanyak 18.999 unit atau naik 7,95 persen dibanding kondisi normal. Sementara kendaraan yang meninggalkan Semarang menuju Jakarta mencapai 17.807 unit atau naik 21,24 persen. Kemudian di Gerbang Tol Banyumanik, kendaraan menuju Solo mencapai 31.085 unit atau naik 12,29 persen. Adapun kendaraan yang mengarah ke Jakarta tercatat 25.432 unit atau meningkat hingga 29,93 persen dibanding lalu lintas normal. Suasana Gerbang Tol Warugunung di periode mudik Lebaran 2026, Minggu (22/3/2026) Data tersebut memperlihatkan bahwa meski arus menuju destinasi di Jawa Tengah masih lebih besar, pertumbuhan kendaraan yang kembali ke Jakarta jauh lebih tinggi. Kondisi serupa juga terlihat di wilayah Jawa Timur. Di Gerbang Tol Warugunung, kendaraan yang mengarah ke Jakarta bahkan sudah melampaui kendaraan menuju Surabaya. Sebanyak 25.039 kendaraan tercatat bergerak ke arah Jakarta, sedangkan yang menuju Surabaya sebanyak 22.368 kendaraan. Banyak kendaraan berhenti di bahu jalan, arus balik kendaraan di Tol Cipali alami perlambatan. Puncak Arus Balik Libur Panjang Melihat pola lalu lintas yang terjadi hingga Jumat (30/5/2026), arus kendaraan menuju wilayah timur masih mendominasi secara jumlah kendaraan. Namun tren kenaikan kendaraan yang kembali ke Jakarta menunjukkan fase arus balik sudah mulai berlangsung. Biasanya, sebagian masyarakat memanfaatkan hari terakhir libur panjang untuk berwisata terlebih dahulu sebelum kembali ke rumah. Karena itu, puncak arus balik diperkirakan terjadi pada Minggu (31/5/2026) hingga Senin (1/6/2026), bertepatan dengan berakhirnya periode libur panjang Waisak. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang