Arus balik usai libur Tahun Baru 2026 menunjukkan peningkatan signifikan di sejumlah akses masuk menuju wilayah Jabotabek. Berdasarkan data Jasa Marga, sebanyak 155.596 kendaraan tercatat kembali ke Jabotabek pada Hari H periode libur Tahun Baru, yakni sejak Kamis, 1 Januari 2026 pukul 06.00 WIB hingga Jumat, 2 Januari 2026 pukul 06.00 WIB. Angka tersebut merupakan akumulasi lalu lintas dari empat Gerbang Tol (GT) utama, yaitu GT Cikupa dari arah Merak, GT Ciawi dari arah Puncak, GT Cikampek Utama dari arah Trans Jawa, serta GT Kalihurip Utama dari arah Bandung. Situasi kepadatan arus lalu lintas di Simpang Gadog atau selepas Exit GT Ciawi, arah Puncak Bogor, Jawa Barat, Sabtu (28/6/2025). Antrean kendaraan sampai 3 kilometer. Jika dibandingkan dengan kondisi normal sebanyak 135.141 kendaraan, volume lalu lintas arus balik ini meningkat sekitar 15,14 persen. “Sebelumnya Jasa Marga telah memberlakukan diskon tarif tol sebesar 20 persen di sejumlah ruas strategis Trans Jawa dan Trans Sumatra selama tiga hari, yakni pada 22, 23, dan 31 Desember 2025, dan saat ini program tersebut telah berakhir,” ujar Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono, dalam keterangan resmi, Jumat (2/1/2026). Distribusi kendaraan yang masuk ke Jabotabek didominasi dari arah Timur yang mencakup jalur Trans Jawa dan Bandung dengan total 71.301 kendaraan atau 45,82 persen dari total arus balik. GT Kalihurip Utama lalu lintas dari arah Bandung Dari jumlah tersebut, 33.990 kendaraan tercatat melalui GT Cikampek Utama dan mengalami kenaikan sekitar 28,14 persen dibandingkan lalu lintas normal, sementara 37.311 kendaraan melintas melalui GT Kalihurip Utama dengan kenaikan sekitar 35,73 persen. Secara keseluruhan, arus balik dari kedua gerbang tol tersebut meningkat hingga 32 persen dibanding hari biasa. Dari arah Selatan, arus balik kendaraan yang melintas melalui GT Ciawi tercatat sebanyak 43.491 kendaraan atau sekitar 27,95 persen dari total volume lalu lintas. Jalan Tol Jakarta-Merak Angka ini mengalami peningkatan sekitar 33,03 persen dibandingkan kondisi normal, seiring dengan tingginya mobilitas wisatawan dari kawasan Puncak. Sementara itu, dari arah Barat atau Merak, jumlah kendaraan yang kembali ke Jabotabek melalui GT Cikupa mencapai 40.804 kendaraan atau sekitar 26,22 persen dari total arus balik. Berbeda dengan jalur lainnya, volume kendaraan dari arah ini justru tercatat lebih rendah sekitar 15,75 persen dibandingkan hari normal. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang