BYD M9 edisi 2025 BYD akan kembali memperkuat portofolio segmen MPV elektrifikasi. Besok, 4 November, pabrikan tersebut dijadwalkan merilis versi terbaru MPV plug-in hybrid berukuran besar di negara asalnya. Model ini di pasar Tiongkok menggunakan nama BYD Xia dan pada sejumlah negara tertentu dipasarkan dengan nama M9.Peluncuran ini sekaligus menjadi momentum lanjutan penetrasi BYD pada kategori MPV, mengingat pabrikan tersebut dalam dua tahun terakhir mulai membuka pasar non-sedan secara lebih agresif di Asia hingga Amerika Latin. Disadur VIVA dari Carnewschina, Senin 3 November 2025, secara penampilan model baru ini tetap mempertahankan garis desain utama dari generasi berjalan. Siluet gril besar dengan ornamen krom serta lampu utama LED yang meruncing masih dipertahankan.Pembeda utama ada pada sejumlah peningkatan teknologi, salah satunya opsi LiDAR pada atap. Kehadiran sensor tersebut diperkirakan berfungsi untuk mendukung sistem bantuan mengemudi generasi lebih lanjut yang berada satu tingkat di atas struktur kamera pada model tahun sebelumnya. BYD turut memperkenalkan warna bodi baru yang disebut Far Mountain Green untuk penyegaran tampilan. Harganya disebut-sebut lebih murah dari Denza D9. Dimensi kendaraan tetap berada di kisaran panjang 5,1 meter, lebar hampir 2 meter, tinggi sekitar 1,8 meter, dengan jarak sumbu roda lebih dari 3 meter. Format tempat duduk tiga baris 2+2+3 dipertahankan, termasuk pintu geser untuk akses baris belakang yang menjadi standar MPV besar. Sisi teknis juga mendapat perhatian besar. Model ini masih mengusung sistem plug-in hybrid yang memadukan mesin bensin turbo 1,5 liter dengan motor listrik berkinerja tinggi.Pada generasi sebelumnya, terdapat dua pilihan kapasitas baterai LFP dengan jangkauan listrik murni yang mendekati 180 km. Sementara di pembaruan yang rilis besok, varian jarak tempuh ditingkatkan ke sekitar 218 km, sehingga spesifikasi tersebut akan menjadi jarak tempuh listrik murni terpanjang dalam jajaran M9 sampai sejauh ini.Peningkatan ini menempatkan MPV baru BYD tersebut pada posisi kompetitif di kelasnya, bersaing dengan MPV plug-in hybrid besar seperti Buick GL8 PHEV dan Maxus MIFA 9 dengan rentang harga serupa di pasar Tiongkok.