MotoGP bersiap melakukan perubahan besar di kelas Moto3. Balapan yang merupajan awal menuju kelas utama itu akan memasuki era baru mulai 2028. Direktur Olahraga MotoGP, Carlos Ezpeleta, mengatakan konsep pengganti Moto3 saat ini sudah memasuki tahap akhir dan akan diumumkan dalam waktu dekat. Perubahan ini menjadi bagian dari restrukturisasi besar di ajang balap motor dunia yang tidak hanya menyasar MotoGP, tetapi juga kelas-kelas di bawahnya. Pemasok Tunggal Ditengarai, salah satu perubahan paling mendasar adalah penghapusan sistem persaingan antar pabrikan di Moto3. Jika selama ini beberapa merek memasok motor untuk tim peserta, pada format baru nanti hanya akan ada satu pemasok motor resmi untuk seluruh grid. Veda Ega Pratama Motor yang digunakan tetap mempertahankan karakter motor prototipe balap (tidak dijual umum), tetapi mesinnya akan berbasis dari model produksi massal. Sejumlah pabrikan diketahui ikut dalam proses seleksi sebagai pemasok tunggal, mulai dari KTM dan Honda yang saat ini aktif di Moto3, hingga CFMOTO dan Yamaha. Meski belum diumumkan secara resmi, Yamaha disebut menjadi kandidat terkuat dalam proses pemilihan tersebut. Ezpeleta menjelaskan, pembahasan mengenai Moto3 memang berlangsung cukup lama karena lebih dulu fokus menyelesaikan regulasi baru untuk MotoGP pada 2027. Meski begitu, arah perubahan untuk Moto3 disebut sudah semakin jelas. Hasil fantastis Veda Pratama di Moto3 Brasil, berhasil podium ketiga Pembinaan Pebalap Menurut Ezpeleta, salah satu alasan perubahan dilakukan karena konsep Moto3 saat ini belum sepenuhnya mencapai tujuan awal sebagai jenjang pembinaan pebalap. “Apa yang bisa saya katakan adalah kami terus melakukan diskusi yang sangat baik terkait Moto3, dengan tujuan menjadikan kelas ini sebagai platform yang lebih luas untuk dunia motorsport di masa depan. Ini bukan hanya soal paddock MotoGP,” kata Ezpeleta dikutip dari Speedweek, Sabtu (13/6/2026). Ia menjelaskan, saat ini Moto3 hanya berkembang di lingkungan MotoGP dan Junior World Championship, tetapi tidak lagi menjadi acuan di level kejuaraan nasional. “Hari ini Moto3 hanya ada sebagai bagian dari MotoGP dan Junior World Championship, tetapi tidak lagi digunakan di kejuaraan nasional. Padahal itulah ide awalnya ketika kami menghentikan penggunaan mesin 2-tak 14 tahun lalu,” ujarnya. Momen Vega Ega Pratama meraih podium ketiga di Moto3 Brasil 2026 Karena itu, MotoGP menilai perlu menghadirkan konsep baru yang lebih relevan dengan sistem pembinaan pebalap saat ini, termasuk dengan pengembangan kelas Moto4. “Sayangnya, rencana awal tersebut tidak berhasil. Karena itu kami harus mengembangkan konsep baru, termasuk untuk seri Moto4 yang baru, agar lebih sesuai dengan ide dasar Moto3,” katanya. “Ini sebenarnya bukan tugas utama kami, tetapi demi kepentingan olahraga balap motor secara keseluruhan, kami merasa bertanggung jawab untuk melakukan perubahan penting ini. Kami berada di jalur yang tepat, sedang menghadapi keputusan-keputusan terakhir, dan akan segera mengumumkannya kepada publik dalam waktu dekat,” kata Ezpeleta. Bila sesuai rencana, pengumuman regulasi baru MotoGP untuk periode 2027–2031 akan menjadi langkah awal sebelum format baru Moto3 resmi diterapkan mulai musim 2028. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang