Kompas Gramedia (KG) Properti meresmikan fasilitas Mobility Urban Hub di kawasan Palmerah Selatan, Jakarta Barat. Fasilitas ini dikembangkan bersama Charge+ sebagai bagian dari upaya memperluas ekosistem kendaraan listrik di area perkotaan. Kehadiran fasilitas ini sekaligus mendukung program keberlanjutan yang dijalankan oleh Kompas Gramedia melalui penyediaan infrastruktur pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU). Direktur KG Properti, Rudi Hartono, mengatakan bahwa pembangunan fasilitas tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung program keberlanjutan yang dijalankan oleh grup Kompas Gramedia. “Program ini dalam rangka mendukung program Environmental, Social, and Governance (ESG) dari Kompas Gramedia, kita bekerja sama dengan Utomo Charge+ untuk membuat SPKLU di sini. Sudah berjalan tiga bulan dan animonya sangat banyak,” ujar Rudi saat peresmian fasilitas, di Urban Hub Palmerah Selatan, Jumat (13/4/2026). Charge+ dan KG Properti Resmikan SPKLU Ultra Fast di Urban Hub Palmerah Fasilitas pengisian kendaraan listrik ini berada di kawasan Urban Hub Palmerah yang juga terhubung dengan beberapa titik lain di area sekitar, seperti kawasan Palmerah Barat serta area Menara Kompas. Direktur Utama Charge+ Indonesia, Anthony Utomo, menjelaskan bahwa fasilitas di Urban Hub Palmerah menjadi salah satu infrastruktur pengisian kendaraan listrik dengan teknologi terbaru. “Fasilitas ini merupakan dynamic charging pertama dan saat ini merupakan yang terbesar di area sekitar Urban Hub. Seperti yang kita ketahui charging yang bisa diterima itu per jam bisa sampai 360 kW,” ujar Anthony. Ia menambahkan, lokasi yang dikembangkan KG Properti dinilai memiliki potensi besar untuk mendukung perkembangan ekosistem kendaraan listrik di kawasan perkotaan. Charge+ dan KG Properti Resmikan SPKLU Ultra Fast di Urban Hub Palmerah “Kami yakin bahwa lokasi yang dikembangkan KG Properti ini berkualitas dan memiliki aspek keberlanjutan yang luar biasa,” katanya. Di kawasan Urban Hub Palmerah, tersedia total 12 lot ultra fast charging dengan kapasitas maksimal 360 kW pada setiap gun. Teknologi pengisian berdaya besar tersebut memungkinkan kendaraan listrik melakukan pengisian baterai dalam waktu relatif lebih singkat dibandingkan pengisian standar. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat menjadi salah satu pusat mobilitas kendaraan listrik di kawasan Palmerah dan sekitarnya, sekaligus mendukung pertumbuhan penggunaan kendaraan listrik di Indonesia. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang