PT PLN (Persero) terus memperluas infrastruktur kendaraan listrik di Indonesia dengan meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Center pertama di Yogyakarta. SPKLU Center yang berlokasi di Kantor PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Yogyakarta, Bantul, bukan sekadar tempat pengisian daya biasa, melainkan pusat pengisian berskala besar dengan pengelolaan terpadu. Lokasinya yang strategis di kawasan perkotaan dan fasilitas yang lengkap menjadikan tempat ini salah satu tonggak penting dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). SPKLU Center PLN Untuk fasilitasnya, SPKLU Center Yogyakarta terdiri dari delapan unit Ultra Fast Charger dengan total 16 konektor, satu unit standard charger dengan satu konektor, serta satu unit SPKLU roda dua dengan enam konektor. Tak hanya itu, PLN juga menyediakan ruang tunggu modern (lounge) agar pengguna kendaraan listrik dapat beristirahat dengan nyaman selama proses pengisian daya berlangsung. Direktur Distribusi PLN, Arsyadany G. Akmalaputri, menjelaskan bahwa pembangunan SPKLU Center merupakan bagian dari upaya PLN dalam memberikan layanan terbaik bagi pengguna kendaraan listrik sekaligus mendukung target pemerintah menuju transisi energi bersih. Pemudik pengguna kendaraan listrik sedang melakukan pengisian daya di SPKLU Rest Area Tol km 87A. “SPKLU Center ini menjadi simbol keseriusan PLN dalam membangun masa depan transportasi yang efisien dan ramah lingkungan,” ujar Arsyadany, dikutip dari keterangan resmi (11/11/2025). “Dengan hadirnya fasilitas ini, Yogyakarta makin siap menjadi model kota rendah emisi di Indonesia,” kata dia. Pembangunan SPKLU Center juga sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2023 tentang percepatan penyediaan infrastruktur kendaraan listrik sebagai langkah akselerasi menuju Net Zero Emission tahun 2060 atau lebih cepat. Hingga November 2025, PLN bersama mitra strategis telah mengoperasikan lebih dari 4.400 unit SPKLU di 2.700 lokasi di seluruh Indonesia, termasuk 308 unit EV charger di 198 titik di wilayah Jawa Tengah (Jateng) dan DIY. General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jateng dan DIY, Bramantyo Anggun Pambudi, menambahkan bahwa kehadiran SPKLU Center ini diharapkan tidak hanya memperkuat infrastruktur EV, tetapi juga berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi lokal. “Yogyakarta mencatat intensitas transaksi pengisian kendaraan listrik tertinggi di Jateng–DIY, dengan peningkatan transaksi mencapai 344 persen dibanding tahun lalu,” ucap Bramantyo. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.