Banyak pemilik mobil mengira kendaraan yang jarang dipakai akan lebih awet karena minim pemakaian. Padahal, mobil yang terlalu lama diam justru berisiko mengalami kerusakan pada sejumlah komponen penting. Kondisi ini terjadi karena komponen mobil tidak bekerja dan tidak mengalami sirkulasi secara normal. Menurut Alif Helmi, penanggung jawab bengkel Rama Teknik di Universitas Pamulang, mobil yang jarang dipakai memiliki potensi masalah berbeda dibanding mobil harian. “Aki jadi komponen yang paling sering bermasalah karena tetap ada konsumsi listrik meski mesin mati,” ujar Alif. Ia menjelaskan, aki bisa cepat soak karena tidak mendapat pengisian dari alternator dalam waktu lama Selain itu, oli mesin yang dibiarkan terlalu lama dapat mengendap dan kualitas pelumasannya menurun. “Kalau oli sudah mengental dan langsung dipakai, komponen mesin bisa aus karena pelumasan tidak optimal,” jelasnya.