Sirkuit BYD BYD tak main-main dalam mengembangkan ekosistem kendaraan energi baru (NEV). Hal itu kami rasakan langsung saat mengunjungi Sirkuit All-Terrain khusus NEV milik BYD di Zhengzhou, China. Sirkuit yang resmi dibuka pada 14 Agustus 2025 ini menjadi salah satu yang pertama di China yang dirancang khusus untuk menguji sekaligus memamerkan kemampuan kendaraan listrik dan plug-in hybrid BYD dalam berbagai kondisi ekstrem. Dari delapan zona pengalaman yang tersedia, ada beberapa area yang sudah berhasil kami coba secara langsung. Mulai dari bukit pasir dalam ruangan, kick plate, trek balap, hingga area off-road. Selain itu, BYD juga menyuguhkan atraksi teknologi, seperti aksi mobil listrik performa tinggi Yangwang U9 yang mampu “bergoyang” di tempat, simulasi parkir otomatis Denza Z9 GT, hingga atraksi drift di lintasan low friction circle.Zona bukit pasir menjadi salah satu yang paling mencuri perhatian. Area ini memiliki kemiringan ekstrem dan dibuat dari ribuan ton pasir untuk meniru kondisi gurun sesungguhnya. Saat dicoba, kendaraan BYD mampu menanjak dengan stabil berkat pengaturan distribusi tenaga dan sistem kontrol traksi yang bekerja cepat. Sensasi mendaki bukit pasir di dalam ruangan ini terasa tidak biasa, sekaligus menunjukkan kemampuan sistem penggerak listrik BYD di medan berat. Pengalaman berbeda kami rasakan di zona kick plate. Di sini, mobil sengaja “dilempar” dari arah tertentu menggunakan pelat bergerak untuk mensimulasikan kondisi kehilangan kendali di jalan licin. Dalam situasi tersebut, sistem keselamatan dan kontrol stabilitas BYD langsung bekerja menjaga arah kendaraan tetap aman. Di trek balap, kami menjajal akselerasi dan stabilitas mobil BYD di lintasan sepanjang hampir dua kilometer. Bagian lurus panjang dimanfaatkan untuk merasakan hentakan tenaga instan khas mobil listrik, sementara tikungan tajam menguji presisi kemudi dan kestabilan bodi. Tak kalah seru, area off-road memperlihatkan bahwa mobil listrik tak melulu soal jalan mulus. Beragam rintangan dari tingkat ringan hingga menengah bisa dilalui dengan cukup percaya diri, bahkan oleh SUV yang dirancang untuk penggunaan harian. Sirkuit BYDSebagai penutup, BYD menampilkan atraksi drift di lintasan low friction circle. Permukaan lintasan yang sangat licin membuat mobil mudah melintir, namun dengan bantuan sistem kontrol elektronik, drifting bisa dilakukan secara stabil dan terkendali.Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhou, menegaskan pentingnya keberadaan sirkuit ini bagi pengembangan dan edukasi kendaraan listrik. “Kegiatan ini menjadi kesempatan emas karena hal ini menjadi yang pertama di 2026 dibuka untuk umum,” ujarnya.Kehadiran sirkuit ini menegaskan ambisi BYD untuk tidak hanya menjual kendaraan listrik, tetapi juga membangun budaya dan pengalaman berkendara NEV yang lebih luas dan menyenangkan.