Pebalap andalan Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, memberi sinyal terkait masa depannya di ajang MotoGP. Dalam sebuah wawancara di acara Estrella Galicia 0,0, rider asal Spanyol itu membahas soal karier dan kemungkinan waktu pensiun.Musim ini menjadi tahun ke-14 Marquez tampil di kelas utama. Di usia 33 tahun, ia masih menjadi salah satu rider paling kompetitif, kendati kariernya sempat terganggu cedera serius pada lengan yang dialaminya 2020 lalu. Cedera tersebut bahkan memaksanya menjalani empat operasi besar dalam kurun dua tahun.Ketika ditanya soal sisa kariernya, Marquez memberikan jawaban cukup terbuka. "Anda harus mempertimbangkan semuanya," ungkap Marquez dikutip dari Crash (18/3). "Saya baru berusia 33 tahun, saya berharap dapat memperpanjang karier saya selama mungkin, tetapi saya juga telah menjalani beberapa operasi," sambung rider yang sudah mengoleksi 7 gelar MotoGP tersebut.Marquez pun memberi sinyal kapan waktu yang tepat bagi dia untuk pensiun. Marquez bilang dirinya tidak akan membalap terus hingga usianya 40 tahun. "Aku tak akan mencapai (balapan di) usia 40 tahun, jangan khawatir," katanya lagi.Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa Marquez belum punya rencana pensiun dalam waktu dekat, namun juga realistis dengan kondisi fisiknya. Sebagai gambaran, Marquez kini dua tahun lebih tua dibandingkan Valentino Rossi pada 2009, saat legenda Italia itu mencapai tujuh gelar juara dunia MotoGP.Di sisi lain, performa Marquez di awal musim 2026 belum sepenuhnya mulus. Ia datang ke seri MotoGP Brasil dengan selisih 23 poin dari pemuncak klasemen sementara, usai hasil kurang maksimal di seri pembuka di Thailand.Pada balapan sprint di Buriram, Marquez sempat kehilangan kemenangan secara kontroversial akibat penalti satu posisi jelang finis setelah terlibat manuver agresif dengan Pedro Acosta.Sementara pada balapan utama, peluang podium juga sirna. Marquez terpaksa tersingkir di penghujung lomba setelah roda belakang motornya mengalami kerusakan saat melintasi tepi lintasan di Tikungan 4.Meski begitu, Marquez tetap optimistis bisa kembali kompetitif sembari terus menjaga kondisi fisiknya di tengah ketatnya persaingan MotoGP musim ini.