Marc Marquez mengakui masih menghadapi kendala di awal musim MotoGP 2026. Pebalap asal Spanyol tersebut menilai, masalah utamanya terletak pada performa di lap-lap awal serta posisi berkendara yang belum optimal. Hal itu terlihat saat balapan di Austin, di mana Marquez hanya mampu finis di posisi kelima. Hasil tersebut cukup jauh dari persaingan kemenangan yang didominasi tim Aprilia. Marquez pun mengaku belum sepenuhnya puas dengan performanya. “Tidak terlalu. Saya lebih menikmati bertarung untuk kemenangan,” ujar Marquez saat ditanya soal duel dengan Enea Bastianini, dikutip dari Motosan.es, Selasa (31/3/2026). Ia menambahkan, performanya mulai membaik di akhir balapan, namun masih perlu pembenahan di awal lomba. “Di awal memang cukup baik, lalu di akhir saya merasa semakin baik. Tapi sekarang kami punya tiga minggu untuk mencoba memperbaiki lap-lap awal,” kata dia. Terkait penalti yang didapat dari sprint race sebelumnya, Marquez menilai hal tersebut memang berdampak, namun bukan satu-satunya faktor. “Tidak. Podium mungkin, bersaing untuk podium iya, tapi bukan untuk kemenangan,” ujarnya saat ditanya peluang menang tanpa penalti. Menurut Marquez, kendala terbesar justru muncul saat ban masih baru. Pebalap Ducati Lenovo Team Marc Marquez mengendarai motornya dalam Sprint Race MotoGP Thailand 2026 di Sirkuit Internasional Buriram di Buriram pada 28 Februari 2026. (Foto oleh Lillian SUWANRUMPHA / AFP) “Di lap-lap awal, saat ban masih baru, motor jadi lebih agresif dan saya tidak bisa mengendalikannya dengan baik,” kata dia. Ia juga menegaskan bahwa persoalan tersebut bukan berasal dari motor yang digunakan. “Masalahnya ada di saya, bukan di motor,” ujar Márquez. Pebalap yang telah meraih sembilan gelar juara dunia itu menyebut perlu melakukan evaluasi terhadap gaya berkendaranya. “Saya perlu memahami bagaimana memperbaiki lap-lap awal. Saya tidak merasa nyaman di atas motor. Sepertinya saya terbiasa dengan posisi yang bukan posisi alami,” kata dia. Meski demikian, Marquez mengakui masih memiliki kecepatan, meski belum cukup untuk bersaing di barisan depan. “Dengan hanya mengendarai, saya masih cepat, tapi tidak cukup untuk membuat perbedaan,” ujarnya. Setelah rangkaian balapan di Amerika, Marquez kini memiliki waktu sekitar tiga minggu sebelum seri berikutnya di Jerez. Ia pun bertekad memanfaatkan waktu tersebut untuk memperbaiki performa. “Jerez tentu tipe sirkuit yang berbeda, tapi kalau Anda cepat, Anda akan cepat di mana saja. Kami akan mencoba berkembang, terutama pada diri saya sendiri,” kata Marquez. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang