Marc Marquez mengungkapkan masih memiliki satu kelemahan utama saat mengendarai Ducati GP26 di MotoGP Brasil 2026. Ia menyebut feeling pada lap awal menjadi faktor yang menghambat performa. Meski sempat meraih kemenangan di sprint race, Marquez hanya mampu finis keempat pada balapan utama. Ia bahkan tertinggal cukup jauh dari pemenang balapan, Marco Bezzecchi, yang unggul sekitar empat detik. Pebalap Spanyol Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, mengendarai motornya dalam sesi Practice di Sirkuit Internasional Buriram di Buriram pada 27 Februari 2026, menjelang Grand Prix MotoGP Thailand. (Foto oleh Lillian SUWANRUMPHA / AFP) "Saya kehilangan (waktu) di awal balapan," kata Marc dikutip dari Crash, Selasa (24/3/2026). Pebalap asal Spanyol itu menjelaskan bahwa feeling di awal balapan belum optimal. "Feeling-nya, saya kurang merasakannya. Itu di mana saya masih harus memperbaikinya," kata Marquez. Situasi semakin sulit ketika ia harus bersaing dengan Fabio Di Giannantonio dan Jorge Martín. Marquez sempat kesulitan menyalip karena karakter lintasan yang tidak mendukung. Namun, performanya meningkat di paruh akhir balapan hingga mampu mencatatkan lap terbaik pada lap terakhir. Ia finis hanya terpaut tipis dari Diggia setelah duel sengit di beberapa lap penutup. Marquez menilai secara keseluruhan akhir pekan tetap berjalan positif. Ia juga menyoroti performa kuat kombinasi Bezzecchi dan Aprilia yang kini memimpin klasemen sementara. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang