Toyota Indonesia kini mengandalkan Veloz Hybrid sebagai tulang punggung baru di segmen MPV tujuh penumpang, setelah distribusi Veloz bermesin bensin resmi dihentikan di pasar domestik. Keputusan ini sejalan dengan langkah PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) yang mulai mengalihkan fokus ke teknologi elektrifikasi. Wakil Presiden Direktur TMMIN Bob Azam menyebut seluruh lini Veloz untuk pasar lokal telah 'ditransfer' ke hybrid demi efisiensi dan mengikuti tren industri. Toyota Veloz tampil di GIIAS 2025 "Ya, kita transfer semua ke hybrid. Enggak ada (pure ICE),” ujar Bob saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (14/4/2026). Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan distribusi Veloz bensin memang terus menyusut sejak awal 2026. Pada Januari hanya 49 unit, turun menjadi 14 unit pada Februari, dan nihil pada Maret. Sebaliknya, Veloz Hybrid justru mencatatkan wholesales 2.325 unit pada Maret 2026 dan menjadi model hybrid terlaris di Indonesia. Sebagai pengganti, Veloz Hybrid hadir tanpa perubahan besar dari sisi desain. Tampilan eksterior dan interior masih mempertahankan karakter yang sama dengan versi konvensional, sehingga tetap terasa familiar bagi konsumen lama. Perbedaan utama terletak pada sektor dapur pacu. Veloz Hybrid dibekali mesin 2NR-VEX berkapasitas 1.496 cc yang dikombinasikan dengan motor listrik, menghasilkan tenaga gabungan 111 PS atau sekitar 109,4 Tk pada 5.500 rpm. Angka ini sedikit lebih besar dibandingkan Veloz bensin yang menghasilkan 106 PS. Toyota Veloz Hybrid Untuk torsi, motor listrik menyumbang hingga 141 Nm, sementara mesin bensin menghasilkan 121 Nm pada 4.000–4.800 rpm. Kombinasi ini membuat respons di putaran bawah terasa lebih kuat dibandingkan versi sebelumnya. Konsekuensi dari sistem hybrid adalah bertambahnya bobot kendaraan. Veloz Hybrid memiliki berat kosong sekitar 1.315 kg, lebih berat 130 kg dibandingkan versi bensin yang berada di angka 1.185 kg. Meski demikian, karakter berkendara tetap terasa nyaman dan stabil, termasuk saat manuver kecepatan rendah. Bahkan, body roll cenderung minim saat mobil diajak bermanuver. Dari sisi efisiensi, Toyota mengklaim Veloz Hybrid mampu menghemat bahan bakar hingga 40 persen dibandingkan model bensin. Mode EV juga memungkinkan mobil melaju dalam kondisi senyap pada situasi tertentu. Selain itu, Veloz Hybrid sudah dilengkapi fitur Adaptive Cruise Control (ACC) yang menjadi bagian dari Toyota Safety Sense. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang