Segmen sedan ringkas di Indonesia kembali menarik perhatian setelah Toyota Astra Motor resmi menghadirkan Toyota Vios Hybrid. Kehadiran model hybrid tersebut membuat persaingan sedan perkotaan semakin menarik, terutama jika dibandingkan dengan Mazda 2 Sedan yang sudah lebih dulu dikenal lewat karakter premium. Meski bermain di segmen yang mirip, kedua model ini cukup berbeda. Vios Hybrid lebih menonjolkan efisiensi dan teknologi elektrifikasi, sedangkan Mazda2 Sedan mengedepankan desain premium dan pengalaman berkendara. Dari sisi harga, Toyota Vios Hybrid dipasarkan Rp 460 jutaan. Sementara Mazda2 Sedan dijual di kisaran Rp 371 juta on the road (OTR) Jakarta. Mazda 2 Sedan Desain Secara desain, keduanya memiliki karakter yang cukup berbeda. Toyota Vios Hybrid tampil agresif dan sporty dengan garis bodi tegas. Identitas mobil elektrifikasi terlihat lewat emblem HEV dan detail eksterior yang dibuat lebih futuristis. Sebaliknya, Mazda2 Sedan mengusung filosofi desain Kodo yang menjadi ciri khas Mazda. Tampilannya mengarah ke elegan, grille besar beraksen krom, serta lampu LED sipit yang memberikan kesan premium.   Toyota Vios Hybrid EV Performa Masuk ke sektor performa, Vios Hybrid mengandalkan mesin bensin 1.500 cc berkode 2NR-VEX yang dipadukan motor listrik. Kombinasi tersebut menghasilkan tenaga gabungan 111 PS. Karakter hybrid membuat Vios Hybrid terasa halus, terutama saat digunakan di kondisi lalu lintas perkotaan. Motor listrik juga memberikan respons instan yang membantu kenyamanan berkendara saat stop and go. Sementara Mazda2 Sedan mengandalkan mesin SKYACTIV-G 1.5L berkapasitas 1.496 cc yang menghasilkan tenaga 109 HP dan torsi 144 Nm. Tenaga disalurkan melalui transmisi otomatis enam percepatan ke roda depan. Meski tidak menggunakan teknologi hybrid, performa Mazda2 Sedan tetap cukup impresif untuk penggunaan harian. Mazda 2 Sedan Handling juga menjadi salah satu nilai lebih berkat teknologi G-Vectoring Control Plus (GVC Plus) yang membantu menjaga stabilitas saat bermanuver. Dalam hal efisiensi, Toyota Vios Hybrid jelas menawarkan keunggulan lewat sistem elektrifikasi. Mobil dapat berjalan menggunakan tenaga listrik pada kecepatan rendah sehingga konsumsi bahan bakar lebih hemat dan kabin terasa senyap. Namun, Mazda2 Sedan juga tetap kompetitif. Konsumsi bahan bakarnya diklaim mencapai sekitar 16 kilometer per liter di dalam kota dan 20,9 kilometer per liter untuk perjalanan luar kota. Toyota Vios Hybrid EV Interior Beralih ke interior, Toyota Vios Hybrid menawarkan kabin modern dengan fokus pada teknologi dan kenyamanan. Sedan ini sudah dibekali head unit layar sentuh besar yang mendukung Apple CarPlay dan Android Auto, serta tombol start/stop beraksen biru khas mobil hybrid Toyota. Fitur pendukung lain seperti kamera 360 derajat, sensor parkir, hingga pencahayaan full LED turut melengkapi kenyamanan berkendara. Di sisi lain, Mazda2 Sedan menghadirkan nuansa kabin yang lebih premium dan driver oriented. Material kulit pada setir dan tuas transmisi memberikan kesan mewah, sementara tata letak dasbor dibuat dekat dengan pengemudi untuk meningkatkan ergonomi. Mazda 2 Sedan Mazda2 Sedan juga dilengkapi layar sentuh 7 inci dengan konektivitas Apple CarPlay dan Android Auto, serta fitur Active Driving Display atau head-up display yang membantu pengemudi tetap fokus ke jalan. Kesimpulan Secara keseluruhan, Toyota Vios Hybrid cocok bagi konsumen yang mengutamakan efisiensi bahan bakar, teknologi elektrifikasi, dan kenyamanan berkendara di area perkotaan. Sementara Mazda2 Sedan lebih menarik bagi pengguna yang menginginkan sedan dengan desain premium, handling sporty, dan pengalaman berkendara yang dinamis. Dengan karakter berbeda tersebut, kedua model sama-sama menawarkan daya tarik tersendiri di segmen sedan entry level ndonesia. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang