Video yang memperlihatkan mobil listrik BYD berkelir putih diduga menghalangi laju ambulans yang sedang membawa pasien kritis menuju RSUD Dr Moewardi, Solo, Jawa Tengah, viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi Senin (21/9/2026) siang. Polisi berencana memanggil pengemudi BYD dan sopir ambulans untuk dimintai keterangan. Kasi Humas Polresta Solo AKP Lingga Ramadhani membenarkan peristiwa tersebut. "Iya (kejadian) tadi siang," ujar Lingga, mengutip , Senin (21/9/2026). Gakkum Satlantas Polresta Solo menyebut pengemudi BYD tersebut dapat dikenakan tilang setelah kedua pihak dipertemukan. Dalam video berdurasi 1 menit 31 detik, ambulans terlihat sudah membunyikan sirene dan klakson. Sopir ambulans juga terdengar meminta pengemudi BYD untuk menepi. Ketua relawan Saber, Wirawan, yang mengemudikan ambulans mengatakan, saat itu dirinya sedang membawa pasien lansia dalam kondisi kritis. "Pasien sudah (sakit) komplikasi, sudah penurunan kesadaran. Saturasinya saja sudah 80," ujar Wirawan. Ambulans berangkat sekitar pukul 09.12 WIB. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui PAM Jaya memberikan satu unit mobil ambulans untuk masyarakat Suku Baduy. Sementara peristiwa dalam video disebut terjadi sekitar pukul 09.30 WIB. Wirawan mengatakan, ambulans kesulitan mendahului mobil BYD karena kondisi Jalan Yos Sudarso Solo yang relatif sempit. Di sisi kiri jalan juga terdapat kendaraan yang parkir sehingga ruang untuk ambulans mengambil jalur menjadi terbatas. Ambulans akhirnya dapat mendahului kendaraan tersebut di sekitar perempatan Nonongan dan tiba di RSUD Dr Moewardi sekitar pukul 09.36 WIB.