Rekaman video yang memperlihatkan dugaan perselisihan antara pengemudi mobil dan rombongan pengendara motor gede (moge) di kawasan Gaplek, Ciputat, Tangerang Selatan, beredar di media sosial. Salah satunya diunggah oleh akun Instagram @sorotan_nasional. Dalam video tersebut, tampak rombongan moge dengan rompi Motor Besar Club Indonesia (MBCI) Bogor sedang menepi dan menghampiri sebuah mobil di pinggir jalan. Terlihat perdebatan yang diduga merupakan cekcok antara pengemudi mobil dengan pengendara moge dalam kejadian tersebut. Klarifikasi dan Kronologi MBCI Bogor Merespons video viral tersebut, Motor Besar Club Indonesia (MBCI) Bogor memberikan rilis resmi mengenai peristiwa yang terjadi saat kegiatan Morning Coffee rute Bogor–Senayan pada Minggu (13/9/2026) yang diikuti oleh 26 kendaraan. Pihak MBCI Bogor membantah tuduhan sengaja menggeber mesin di samping mobil untuk memprovokasi. Pihaknya menjelaskan bahwa suara bising yang timbul murni akibat proses perpindahan gigi kendaraan saat perjalanan. “Perlu dijelaskan bahwa suara yang oleh pengendara mobil tersebut dianggap seperti suara kendaraan yang sedang digeber, terjadi pada saat pengendara melakukan perpindahan gigi. Suara tersebut bukan dimaksudkan untuk mengganggu ataupun memprovokasi pengguna jalan lainnya,” tulis pernyataan resmi MBCI Bogor yang diterima Kompas.com, Rabu (16/9/2026). Atribut Selain itu, MBCI Bogor meluruskan informasi mengenai atribut yang dikenakan oleh para anggotanya. Terdapat isu yang menyebutkan ada anggota rombongan menggunakan vest HDCI Bogor. “MBCI Bogor menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar. Berdasarkan dokumentasi kegiatan yang dimiliki MBCI Bogor, seluruh anggota yang mengikuti kegiatan Morning Coffee pada 13 September 2026 menggunakan vest MBCI Bogor,” lanjut pernyataan tersebut. MBCI Bogor menegaskan tidak ada agenda maupun niat dari rombongan untuk memicu keributan di jalan raya. Sebelum berangkat, rombongan juga telah diberi arahan untuk membagi rangkaian menjadi beberapa kelompok kecil agar tidak mengganggu pengguna jalan lain.