Segmen MPV listrik di Indonesia terus berkembang pada 2026, dengan BYD M6 dan Wuling Darion EV menjadi dua model yang paling banyak diperbincangkan. BYD M6 yang hadir sejak 2024, berhasil mempertahankan performa dengan penjualan sejmlah 976 unit per Maret 2026. Sementara itu, Wuling Darion EV yang baru meluncur pada 2025 mulai mencuri perhatian pasar dengan catatan 301 unit, menjadikannya salah satu pendatang baru yang masuk daftar MPV listrik terlaris. Meski bermain di segmen yang sama sebagai MPV listrik keluarga, keduanya hadir dengan karakter dan pendekatan yang cukup berbeda di mata konsumen. Dimensi Dari sisi dimensi, Wuling Darion EV tampil lebih besar dibanding rivalnya. MPV listrik ini memiliki ukuran 4.910 mm x 1.870 mm x 1.770 mm dengan wheelbase 2.910 mm, sementara BYD M6 lebih ringkas di angka 4.710 mm x 1.810 mm x 1.690 mm dengan wheelbase 2.800 mm. Sebagai MPV listrik pertama yang dipasarkan di Tanah Air, BYD M6 hadir dengan desain sederhana khas bahasa desain ?Dragon Face? yang juga digunakan pada model BYD lain. Namun, daya tarik utamanya justru terasa ketika masuk ke dalam kabin. (BYD M6 GIIAS 2024 Perbedaan dimensi tersebut berpengaruh langsung pada karakter penggunaan. Darion EV menawarkan kabin yang lebih lega serta ruang bagasi yang lebih luas, sehingga lebih ideal untuk keluarga besar atau perjalanan jarak jauh. Sementara itu, BYD M6 terasa lebih kompak dan lincah, sehingga lebih mudah dikendalikan di jalan perkotaan maupun area parkir yang sempit. Fitur Soal fitur, keduanya membawa pendekatan yang berbeda sesuai karakter target pengguna. Wuling Darion EV lebih menonjol pada aspek kepraktisan keluarga. Model ini dibekali fitur seperti pintu geser elektrik, sistem perintah suara Ling OS, serta opsi captain seat yang membuat fleksibilitas kabin semakin tinggi untuk berbagai kebutuhan harian. Wuling Cortez Darion EV Sementara itu, BYD M6 hadir dengan nuansa yang lebih premium. MPV listrik ini menawarkan panoramic roof, ambient light, serta pilihan konfigurasi 6 atau 7 penumpang yang memberikan kesan lebih mewah sekaligus fleksibel bagi pengguna. Test drive BYD M6 Dengan pendekatan tersebut, Darion EV lebih condong ke fungsi dan kepraktisan, sedangkan M6 lebih mengedepankan kenyamanan serta pengalaman berkendara yang terasa lebih premium. Performa Jika melihat spesifikasi teknis, performa keduanya tergolong sangat berdekatan. Wuling Darion EV dibekali motor listrik berdaya 150 kW (201 tk) dengan torsi 310 Nm. Di sisi lain, BYD M6 juga memiliki output serupa hingga 150 kW (sekitar 201 tk) dengan torsi 310 Nm, meski pada varian standar berada di kisaran 120 kW. Wuling Cortez Darion EV Secara angka, keduanya bisa dikatakan setara. Namun secara karakter, Darion EV cenderung lebih responsif di akselerasi awal, sementara BYD M6 terasa lebih halus dan stabil pada kecepatan menengah, yang membuatnya nyaman untuk perjalanan jarak jauh. Jarak Tempuh Untuk sektor baterai dan daya jelajah, selisih keduanya juga tidak terlalu jauh. Wuling Darion EV menggunakan baterai 69,2 kWh dengan klaim jarak tempuh hingga 540 km (CLTC). Sementara itu, BYD M6 dibekali baterai hingga 71,8 kWh dengan jarak tempuh sekitar 530 km (NEDC). BYD M6 Perlu dicatat, perbedaan standar pengujian membuat angka tersebut tidak bisa dibandingkan secara langsung. Namun secara umum, keduanya sudah cukup untuk kebutuhan mobilitas harian hingga perjalanan antarkota tanpa kekhawatiran berarti. Kesimpulan Jika dilihat secara keseluruhan, Wuling Darion EV unggul pada dimensi yang lebih besar, kepraktisan fitur, serta value untuk kebutuhan keluarga. Sementara itu, BYD M6 lebih menonjol pada fitur premium, fleksibilitas konfigurasi kabin, serta posisi produk yang sudah lebih matang di pasar sejak 2024. Dengan performa dan jarak tempuh yang relatif setara, pilihan pada akhirnya kembali ke kebutuhan pengguna: apakah lebih mengutamakan ruang dan kepraktisan, atau kenyamanan serta nuansa premium dalam berkendara sehari-hari. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang