- Ducati, yang dikenal sebagai pelopor era aerodinamika modern di MotoGP, dinilai mulai kehilangan keunggulannya musim ini. Hal tersebut diungkapkan Jorge Martin saat berbincang dengan rivalnya Francesco Bagnaia usai Sprint Race MotoGP Amerika Serikat. Martin, yang menjadi satu-satunya pembalap dengan ban belakang medium, berhasil menyalip Bagnaia di lap terakhir dan meraih kemenangan perdananya bersama RS-GP. Dalam perjalanan menuju podium bersama Pedro Acosta, ketiganya sempat berbincang santai. Acosta sempat menanyakan insiden jatuh yang dialami Martin saat selebrasi. Melansir Crash.net, Martin menjelaskan dirinya kehilangan kendali saat melakukan wheelie di gigi tinggi hingga akhirnya terjatuh dengan kecepatan sekitar 200 km/jam. Obrolan kemudian beralih ke performa motor. Martin secara terbuka menilai Ducati kini tidak sekuat sebelumnya di sektor aerodinamika. “Kamu sekarang seperti kehilangan sesuatu… maaf ya. Terlihat dari aerodinamikanya.” ujar Joan Mir ke Bagnaia.