Salah satu kekhawatiran masyarakat terhadap mobil elektrifikasi, baik yang mengusung listrik murni atau EV maupun hybrid termasuk PHEV, adalah masalah baterai. Hal ini cukup wajar, lantaran baterai menjadi salah satu komponen utama yang bila mengalami masalah seperti rusak, perbaikan dan penggantiannya memakan biaya yang tak murah. Namun di lain sisi, kondisi kekhawatiran soal baterai sebenarnya sudah diantisipasi banyak pabrikan, salah satunya Wuling Motors yang belum lama ini meluncurkan Eksion EV dan PHEV. Sebagai pilihan baru di segmen SUV 7-seater elektrifikasi, Wuling berani memberikan jaminan berupa garansi yang cukup panjang untuk tiga komponen utama pada sistem elektrifikasinya, baik yang EV maupun PHEV. Mesin 1.500 cc Wuling Eksion PHEV Karena itu juga, Product Planning Wuling Motors Danang Wiratmoko mengatakan, untuk saat ini pabrikan belum merilis kisaran harga baterai untuk produknya tersebut. "Sebenarnya karena ini produk yang baru saja meluncur, jadi kami mengasumsikan secara aman bahwa semua konsumen Eksion saat ini sudah terlindungi dengan garansi standar maupun lifetime secara extended. Jadi kami tidak merilis harga baterai tersebut, karena konsumen masih ter-cover dalam program garansi," kata Danang di Purwokerto, Jawa Tengah, Rabu (3/6/2026). Danang menjelaskan, Wuling memberikan lifetime core component warranty khusus untuk varian EV dan PHEV yang mencakup tiga hal, yakni power battery sebagai sumber energi utama kendaraan listrik, drive motor untuk menggerakkan kendaraan, serta motor controller unit yang memiliki fungsi mengatur aliran daya dari baterai ke motor. Ketiga garansi komponen tersebut berlaku untuk pemilik pertama dengan penggunaan kendaraan pribadi, bukan komersial, yang memiliki jarak tempuh maksimal 30.000 km per tahun. Road trip Wuling Eksion PHEV Jakarta-Yogyakarta Selain itu, syarat lainnya juga pemilik rutin melakukan perawatan berkala di jaringan resmi Wuling termasuk penggunaan suku cadang asli. Berikutnya, ada juga garansi umum yang berlaku 6 tahun atau 150.000 km untuk semua varian. Khusus Eksion PHEV, ada tambahan garansi mesin hingga 8 tahun atau 150.000 km. Sementara untuk baterai 12V, diberikan jaminan 1 tahun atau 20.000 km. Tangan Kedua Lantas bagaimana bila Eksion berpindah tangan atau dijual lagi oleh pemilik pertama? Apakah garansi masih berlaku? Menjawab hal ini, Danang menjelaskan, selain garansi standar, pihaknya juga memberikan extended garansi lifetime untuk pembeli pertama. Namun, fasilitas tersebut hanya bisa dinikmati pemilik pertama saja. Meski demikian, pembeli Eksion bekas juga masih bisa menikmati sisa garansi lainnya yang masih berjalan, yakni garansi standar. Wuling Eksion PHEV "Jadi begitu pembeli pertama menjual mobilnya ke pembeli kedua, garansi lifetime-nya sudah tidak terpakai lagi. Pembeli kedua masih bisa menikmati garansi standar yang sepanjang 8 tahun. Jika konsumen menjual kendaraannya ke pembeli berikutnya, maka pembeli kendaraan berikutnya itu mendapatkan sisa garansi dari 8 tahun itu," ujar Danang. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang