Ruas fungsional Japek II Selatan disiapkan untuk membantu kelancaran arus balik Lebaran 2026. Jalan tol ini akan difungsikan sebagai jalur alternatif dari Sadang menuju Jakarta apabila terjadi kepadatan di Tol Jakarta–Cikampek eksisting. PT Jasamarga Japek Selatan menyiapkan pengoperasian fungsional ruas tersebut pada periode 15–30 Maret 2026, namun penggunaannya bersifat situasional karena hanya akan dibuka ketika kondisi lalu lintas di jalur utama mengalami kepadatan. Direktur Utama PT Jasamarga Japek Selatan, Charles Lendra, mengatakan bahwa ruas tersebut telah disiapkan dan dapat digunakan sewaktu-waktu sesuai diskresi kepolisian. Kapan jalur fungsional Tol Japek II Selatan dibuka buat umum? “Bila terjadi kepadatan di KM 66 dan antrean di Kalitama (Kalihurip Utama). Ini dengan diskresi Kepolisian maka akan bisa digunakan,” ujar Charles, kepada Kompas.com, Selasa (17/3/2026). Charles menjelaskan bahwa jalur ini tidak dioperasikan selama 24 jam penuh karena hanya berfungsi sebagai jalur alternatif ketika terjadi kepadatan kendaraan di Tol Jakarta–Cikampek. Dalam pengoperasian fungsional ini, PT Jasamarga Japek Selatan menyiapkan jalur sepanjang sekitar 52 kilometer yang menghubungkan Sadang hingga Setu. Tol Japek II Selatan siap beroperasi dalam waktu dekat. Pada ruas tersebut terdapat empat gerbang tol yang dapat digunakan oleh pengguna jalan, yakni Gerbang Tol Kutanegara, Gerbang Tol Bojongmangu, Gerbang Tol Sukaragam, serta Gerbang Tol Setu. Untuk sementara, transaksi tol bagi kendaraan yang memasuki ruas ini dilakukan di Gerbang Tol Kutanegara melalui sistem barrier sementara. “Itu ada barrier di situ transaksi, tapi setelah melewati fungsional Japek II Selatan tidak ada tarif tol, gratis,” ucap Charles. Jalan Tol Japek II Selatan Meski dapat digunakan oleh pemudik, pengendara tetap diminta berhati-hati karena ruas tersebut masih dalam tahap pembangunan dan hanya difungsikan dengan satu jalur. Charles juga mengimbau pengguna jalan untuk mematuhi rambu lalu lintas serta arahan petugas selama melintas di ruas fungsional tersebut. “(Kecepatan maksimal) sebaiknya di 60 kilometer per jam,” ujar Charles. Tol Japek II Selatan jalur fungsional arus balik Lebaran 2025 Ia menjelaskan bahwa progres pembangunan di ruas tol ini telah mencapai tahap cukup tinggi, dengan segmen Setu hingga Sukaragam sekitar 83 persen, Sukaragam menuju Bojongmangu sekitar 72 persen, serta Bojongmangu menuju Sadang sekitar 94 persen. Selain itu, pengendara juga diminta memastikan kesiapan kendaraan sebelum memasuki ruas Tol Japek II Selatan, termasuk kondisi bahan bakar, ban, serta kondisi pengemudi agar tetap prima selama perjalanan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang