Honda mengungkap alasan CR-V Hybrid masih berstatus CBU (Completely Built Up/CBU) Thailand. Padahal, salah satu kendaraan elektrifikasinya Honda HR-V e:HEV sudah diproduksi lokal di Cikarang. Meski peminat Honda CR-V terus tumbuh dalam beberapa tahun terakhir, keputusan merakit lokal tetap bergantung pada satu faktor utama, yakni skala ekonomi. Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor, Yusak Billy, mengatakan bahwa strategi produksi setiap merek berbeda dan sangat ditentukan oleh volume permintaan pasar. Menurut Billy, produksi lokal baru akan masuk hitungan masuk akal jika angka penjualan sudah cukup besar. “Itu sebetulnya strategi bisnis, dan setiap merek pasti berbeda. Saya bisa bicara mungkin dari skala ekonominya. Jadi kalau volumenya banyak tentunya bisa diproduksi di lokal. Tapi kalau volumenya memang permintaannya sedikit, diproduksi di domestik itu, biayanya akan mahal," kata Billy, saat ditemui di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (11/2/2026). Saat ini, PT Honda Prospect Motor masih memasarkan Honda CR-V hybrid di Indonesia dengan status completely built up (CBU) atau impor utuh dari Thailand. Artinya, unit belum dirakit di dalam negeri. Honda CR-V Padahal, data penjualan menunjukkan adanya pergeseran minat konsumen ke varian hybrid dalam tiga tahun terakhir. Berdasarkan data penjualan yang diolah dari Gaikindo, pada 2023 penjualan CR-V bensin hanya tercatat 121 unit, sementara CR-V hybrid mencapai 1.527 unit. Angka ini menunjukkan elektrifikasi mulai diterima di segmen SUV menengah. Memasuki 2024, penjualan varian bensin naik menjadi 990 unit. Namun model hybrid tetap dominan dengan capaian 2.373 unit, atau lebih dari dua kali lipat versi konvensional. Sementara pada 2025, terjadi penurunan volume di kedua varian. CR-V bensin tercatat 330 unit dan CR-V hybrid 150 unit. Penurunan ini ikut mencerminkan kondisi pasar otomotif yang lebih menantang, sekaligus membuat hitungan skala ekonomi produksi lokal menjadi semakin ketat. Di sisi harga, CR-V e:HEV saat ini bermain di segmen atas. Model New CR-V e:HEV dipasarkan Rp 775.000.000. Sedangkan varian tertinggi RS e:HEV dengan tampilan lebih sporty serta tambahan fitur seperti ventilated seat dan multi-view camera dijual Rp 825.800.000. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang