Sejumlah produsen otomotif melakukan recall besar-besaran di China akibat persoalan yang terlihat sederhana, yakni handle atau tuas pembuka pintu darurat di dalam kabin. Recall tersebut melibatkan sekitar 4,3 juta kendaraan dari berbagai merek, mulai dari Tesla, Xiaomi, Leapmotor, Xpeng, Geely melalui Zeekr, Chery, Dongfeng, BAIC hingga FAW. Langkah ini menjadi salah satu recall otomotif terbesar yang pernah dilakukan di China. Persoalannya bukan semata-mata karena handle pintu tidak bekerja. Regulator China menyoroti desain tuas pembuka mekanis darurat di dalam kabin yang dinilai sulit dikenali dan dioperasikan karena warnanya menyerupai panel interior. Kondisi tersebut berpotensi menjadi masalah ketika kendaraan mengalami kecelakaan berat yang membuat sistem kelistrikan tegangan rendah tidak berfungsi. Dalam situasi seperti ini, penumpang harus mengandalkan mekanisme pembuka pintu secara manual untuk keluar dari kendaraan. Jika tuas darurat sulit ditemukan, proses evakuasi penumpang maupun upaya penyelamatan dari luar kendaraan berpotensi terhambat. Xiaomi YU7 dan Tesla Model Y Tesla Paling Banyak Dari sejumlah merek yang terlibat, Tesla mencatat jumlah kendaraan paling besar dalam recall terkait mekanisme pintu ini. Sekitar 2,98 juta unit Tesla terdampak, terdiri dari kendaraan produksi China maupun unit impor. Model yang masuk program tersebut mencakup Model 3, Model Y, Model X, dan Model S. Secara rinci, kendaraan produksi China terdiri dari 973.156 unit Model 3 dan 1.956.713 unit Model Y. Sementara kendaraan impor mencakup 35.590 unit Model 3, 8.328 unit Model X, serta 2.123 unit Model S. Tesla akan melakukan penanganan dengan memasang label peringatan pada mekanisme pembuka pintu darurat. Selain itu, pembaruan perangkat lunak secara Over-the-Air (OTA) akan dilakukan untuk menambahkan strategi penurunan kaca setelah kecelakaan. Namun Tesla bukan satu-satunya. Xiaomi juga melakukan recall terhadap 390.435 unit SU7 model tahun 2024. Masalahnya serupa, yakni tuas mekanis darurat di kabin yang sulit dikenali karena memiliki warna menyerupai interior. Xiaomi akan memberikan label pada bagian tersebut sekaligus melakukan pembaruan OTA untuk mengoptimalkan logika pembukaan kunci serta mekanisme penurunan kaca. Leapmotor juga menarik 371.200 kendaraan, terdiri dari 322.575 unit C11 dan 48.625 unit C01. Perbaikan dilakukan melalui penambahan label peringatan dan pembaruan OTA pada sistem kontrol kaca. Sementara Geely melalui Zeekr melakukan recall terhadap 92.658 unit Zeekr 007 dan Zeekr X. Kendaraan terdampak merupakan unit yang diproduksi pada periode 1 Maret 2023 hingga 21 Mei 2026. Merek lain yang terlibat antara lain Xpeng dengan 264.842 kendaraan, Chery sebanyak 68.488 kendaraan, Dongfeng 53.452 kendaraan, BAIC BluePark 46.850 kendaraan, serta FAW dengan 7.873 unit EH7 dan 4.035 unit Tiangong 08. China Perketat Aturan Handle Pintu besaran ini berlangsung menjelang diberlakukannya standar keselamatan baru mengenai handle pintu kendaraan di China.